Melihat Ilkom UPI dan Pendidikan Ilkom UPI ke tahun 2020
Melihat Ilkom UPI dan Pendidikan Ilkom UPI ke tahun 2020
Pendidikan Ilmu Komputer (PIK) dan Ilmu Komputer (Ilkom) merupakan sebuah program studi (prodi) baru di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kedua prodi ini dibuka pada tahun ajaran 2005/2006. Memang merupakan sebuah prodi yang baru di UPI ini, namun tidak mengurungkan niat bagi saya untuk memilih prodi PIK pada saat pengembalian formulir SPMB waktu itu dikarenakan minat dan ketertarikan saya untuk selalu mendalami dunia ilmu komputer yang begitu besar. Awalnya memang saya merasa salah memilih jurusan ke PIK yang harusnya ke Ilkom, namun setelah saya diam dan mengikuti perkuliahan di PIK, ternyata mengambil jurusan ke PIK adalah sebuah pilihan yang mulia karena PIK mencetak pendidik yang siap mencerdaskan kehidupan bangsa.
Seperti jurusan-jurusan baru di universitas lain, awalnya kami merasa kurang terfasilitasi dalam kegiatan perkuliahan. Waktu awal masuk, ilkom dan PIK masih menggunakan laboraturium bersama UPI yang bernama UPT Pendilkom. Namun itu tidak berlangsung lama karena hanya dalam empat bulan saja kita sudah mempunyai laboraturium sendiri walaupun baru satu lab saja. Tapi kini setelah empat tahun berjalan, PIK dan Ilkom Upi sudah memiliki lab : Basisdata, Jaringan dan Elektronika, Multimedia, dan lab umum. Prodi ini juga kini sudah memiliki gedung sendiri walaupun masih merupakan bagian dari Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FPMIPA) UPI. Merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kami karena prodi lain yang sudah lama ada di UPI belum memiliki gedung sendiri. Ditambah mendengarkan pernyataan beberapa dosen bahwa perkembangan jurusan-jurusan sejenis di luar UPI katanya tidak secepat di UPI.
Input mahasiswa PIK dan Ilkom UPI pun jangan dipandang sebelah mata. Walau tergolong baru, PIK dan Ilkom UPI meraih tempat kedua setelah prodi Akuntansi dalam jumlah peminat jurusan. Di tahun pertama PIK dan Ilkom ada, jumlah peminatnya sudah mencapai 1900 orang (berdasarkan pak dekan FPMIPA di dalam acara Media Inisiasi dan Motivasi atau MIMOSA pada tahun 2005). Kalau sekarang saya dengar bahwa grade Ilkom UPI dan PIK menanjak mengalahkan grade matematika. Entah kabar ini benar atau tidak, yang pasti makin membuat saya semakin bangga berada di jurusan yang baru saja kaprodi PIK lamanya yaitu Dr. Wawan Setiawan M.Kom digantikan oleh Yudi Wibisono, M.T karena beliau diangkat menjadi Pembantu Dekan 3 FPMIPA.
Tenaga kependidikan pun kin telah ditambah. Pada awal masuk, tenaga kependidikan PIK dan Ilkom masih mengambil dari jurusan matematika dan fisika. Bahkan untuk beberapa matakuliah yang ada praktiknya, kami masih menggunakan beberapa tenaga bantuan dari UPInet. Ruang laboraturium juga pada tahun pertama dan tahun kedua masih menginduk di UPInet, tetapi kini sudah tidak lagi. Tengah tahun ajaran 2006/2007 juga, kedua prodi ini menambahkan empat dosen dan pada semester genap tahun ajaran 2008/2009 prodi ini juga menambah lima orang lagi dosen yang masih muda dan masih memiliki semangat yang tinggi dalam mengembangkan kedua prodi ini. Terbilang cukup pesat memang pertumbuhan kedua prodi ini.
Melihat perkembangan yang semakin pesat ini, penulis jadi berandai-andai dan berangan-angan kira-kira tahun 2020 nanti akan jadi seperti apa ya? Penulis memperkirakan beberapa hal yang akan terjadi beberapa tahun kedepan berdasarkan pertumbuhan yang sedang terjadi sekarang. Berikut adalah perkiraan penulis :
- Ilkom dan PIK akan menjadi sebuah fakultas sendiri yang mandiri. Mengapa ? karena penulis merasa yakin bahwa Ilkom dan PIK bisa hidup mandiri dengan menghasilkan produk-produk IT yang bermanfaat bagi dunia luas dan pendidikan. Saya mengutip sebuah pembicaraan hangat antara dua orang dosen dan beberapa mahasiswa di sebuah leb yang didiami kaprodi bahwa dahulu, IF ITB juga mulai nerima proyek-proyek pembuatan software secara kecil-kecilan. Namun kini, laboratorium pengembangan proyek-proyek software-nya sudah bisa menghasilkan penghasilan yang cukup besar bagi kaprodinya. PIK dan ilkom UPI juga sedang merintis walau kecil-kecilan membuat sebuah lab. Pengembangan software yang menerima order dari luar. Sekarang saja yang penulis tahu, PIK dan Ilkom UPI sedang menerima order pembuatan Sistem Manajemen Sekolah Berbasis Keunggulan (SMSBK) dari indramayu dan proyek survey data Departemen Agama Negara Republik Indonesia (DEPAG RI) yang kini sedang mengolah data se-pulau jawa. Belum lagi proyek-proyek lain yang belum terorganisir yang diterima oleh dosen lain atau mahasiswa-mahasiswa baik itu skala kecil maupun skala besar. Sudah memungkinkan kan??
- Peringkat ilkom UPI sejajar bahkan melebihi jurusan sejenis dari universitas lain yang terkenal dengan jas almamaternya yang berwarna kuning. Saya juga mengutip pembicaraan dari seorang dosen terhadap mahasiswanya ketika dalam sebuah perkuliahan, sang dosen menyatakan bahwa sebenarnya input mahasiswa dari IF ITB dan Ilkom UPI sebenarnya sama saja, namun yang membedakan adalah proses pembisaaanya mahasiswa terhadap tugas-tugas besar yang menguras tenaga dan fikiran beserta menghabiskan banyak waktu dalam mengerjakannya. Menurut beliau, di UPI juga kalau dibisaakan seperti itu, sudah tidak aneh lagi jiga kualitas lulusan Ilkom UPI akan sejajar dengan lulusan IF ITB. Dan kini, proses pembisaaan tersebut sudah dimulai. Bisa ditanyakan langsung kepada mahasiswa PIK dan Ilkom angkatan 2006 dan 2007 yang masih bergelut dengan dunia perkuliahan. Mengapa angkatan 2005 tidak ditanya? Karena kini mereka sudah bergelut dengan SKRIPSI dan sudah mengalaminya 1-2 tahun lalu. Dan mengapa anak 2008 tidak dimasukkan? Untuk angkatan 2008, karena masih angkatan pertama, matakuliah yang ada di ranah mata kuliah jurusan masih banyak yang belum dikontrak.
- Untuk PIK, jurusannya akan menjadi sebuah trendsetter dalam dunia pendidikan. Lulusan-lulusannya akan menghasilkan teknologi-teknologi baru dalam dunia pendidikan baik itu dalam tehnik pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran dan lain-lain. Karena, dalam kesehariannya, mahasiswa PIK juga dibentuk seperti membentuk mahasiswa Ilkom yang dibisaakan dengan tugas-tugas besar juga namun berkaitan dengan pendidikan. Seperti tahun 2008 lalu, mahasiswa PIK diberi tugas besar untuk membuat system perwalian dalam mata kuliah basis data. Menjadi suatu nilai tambah sendiri bagi PIK untuk mengkombinasikan dunia pendidikan dan dunia IT yang kini sedang marak-maraknya dibicarakan. Ditambah juga PIK merupakan jurusan pertama di Indonesia yang lulusannya merupakan guru-guru TIK yang sampai saat tulisan ini ditulis belum ada universitas lain yang menghasilkan lulusannya.
- Berdasarkan yang telah disebutkan di poin sebelumnya, PIK dan Ilkom UPI mudah-mudahan akan membawa suasana baru dalam pendidikan dan IT di Indonesia.
Harapan dan angan-angan memang adalah sebuah bayangan yang akan terjadi di masa yang akan data bila kita mengejarnya. Dan mudah-mudahan prediksi itu akan benar-benar terealisasikan melihat dengan pesatnya perkembangan PIK dan Ilkom UPI beserta Input mahasiswa yang semakin bagus saat ini.
