Hardimulya’s Blog Blog-nya akang Yudi ^_^

9Oct/112

Perbedaan Grade FG HG MG PG dalam Modelkit Gundam

Iseng posting ah.. :D langsung saja.. perbedaan grade dalam gundam mokit.

1. FG (First Grade)

FG(first grade) skala 1/144. kisaran harga dalam yen 450~650 merakitnya gampang karena partsnya sedikit :D dan isi runner nya sekitar 1-2 lembar.

2. HG (High Grade)

HG (High Grade) skala nya 1/144 dan ada pula HG 1/100... kisaran harga dalam yen

28Jul/110

SMKN 1 Gebang

image

SMKN 1 Gebang http://m.google.co.uk/u/m/dPzdeD

Wow, ini sebenarnya postingan iseng ketika disekolah saat mencoba aplikasi wordpress untuk android. Ternyata saat googling di internet dengan menggunakan keyword SMKN 1 Gebang postingan ini masuk ke halaman pertama :) .

SMK N 1 gebang merupakan sekolah yang baru didirikan pada tahun 2008 di kabupaten cirebon. Saat ini sekolah ini menyediakan 3 kompetensi keahlian atau sering disebut jurusan yaitu : Teknik Kendaraan Ringan(TKR), Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI) atau penduduk sekitar nyebutnya pelayaran, dan Teknik Komputer dan Jaringan.

Informasi mengenai sekolah ini selengkapnya ada di : http://www.smkn1-gebang.sch.id :)

Alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk ikut mengembangkan sekolah ini khususnya jurusan TKJ. :)

yuk ah segini dulu.. kapan-kapan saya update lagi :)

21May/1114

OST Pocari Sweat 2011

Haih.. setelah lama nyari akhirnya dapet juga link download jingle iklan pocari sweat - youth sweat beautiful. Ini juga dapet waktu googling tepatnya dari blog : http://ihsan-magazine.blogspot.com/2011/05/download-iklan-pocari-sweat-2011-versi.html (trims mas ikhsan)

yosh, langsung saja ini link downloadnya:

http://www.4shared.com/audio/b2Vy9eQg/OST_Pocari_Sweat.html

 

terus yang nyari liriknya nih :

Hateshinai ao no mukou e
bokutachiro mirai wa hiro garu
beautiful day
kimi to boku ga koko ni iru
hashi tabun dake michi wa nomiru kara
day by day
ima wo iki yô...

 

 

hoho.. semoga bermanfaat

20Mar/110

Status “Kawin/Tidak Kawin” atau “Menikah/Tidak Menikah” yang Sangat Mengganggu

Akhir akhir ini, saya sering mengisi formulir. Baik itu formulir NUPTK, ASKES, dari bank dan banyak formulir lain. Nah, pasti di dalam formulir itu ditanyakan tentang status marriage atau pernikahan. Betul? Sayangnya, opsi yang selalu ditawarkan biasanya adalah antara "kawin/tidak kawin" atau "menikah/tidak menikah". Apakah anda (khusunya yang belum menikah) merasa tidak terganggu ketika harus memilih diantara opsi tersebut? Kalau menurut saya, jujur itu sangat mengganggu. Saya (waktu tulisan ini dibuat) belum menikah dan tentunya belum kawin. Namun, ketika saya mau memilih ternyata yang ingin saya pilih tidak ada. Otomatis saya akan memilih opsi "tidak kawin" atau "tidak menikah". Hey! saya ini manusia normal, saya mau menikah dan pastinya ingin kawin. Lalu, dosakah saya memilih opsi tersebut? saya telah berbohong dengan mengisi opsi tersebut. Seharusnya, status marriage atau perkawinan itu ada tiga. Lho? kok tiga? yang pertama adalah "menikah", yang kedua adalah "belum menikah", dan yang terakhir adalah "janda/duda". Mengapa janda/duda masuk?karena normal menurut saya :) kenapa pula harus disembunyikan? bukankah itu bukti keeksisan? Bukankah nantinya sangat berguna kalau mau cari pasangan lagi? :) Kemudian, untuk status bagi yang mereka kawin diluar nikah bagaimana(kalau disuruh milih "kawin/tidak kawin")? Nah lho!! Kalau kawin, nama istrine sopo? hayoooo...

Tagged as: No Comments
15Mar/110

Kekuatan Sugesti Dapat Membantu Mengurangi Rasa Sakit

Kejadian ini terjadi hari rabu tanggal 9 maret 2011. Waktu itu, seperti biasa saya berangkat dari rumah jam 5.50 WIB agar sampai ke sekolah kurang lebih jam 7 WIB. Tidak ada yang aneh waktu itu, dan tidak ada firasat buruk juga waktu itu. Saat itu kendaraan sedikit dipacu lebih kencang karena baru ingat bahwa hari rabu itu hari pasar.

Namun, disepanjang jalan ada saja yang menghambat motor agar tak melaju kencang. Mulai dari jalanan yang basah dan kotor oleh tanah merah, iring-iringan truk, kendaraan lain yang tak mau ngalah dsb. Singkat cerita akhirnya saya sampai juga ke pasar gebang. Pasar ini sejenis pasar tumpah, pasar dimana para  pedagang berjualan hingga pinggiran jalan raya. Dan sudah dapat dipastikan pasti macet, ditambah di ujung jalan (pertigaan pasar gebang dan pantura) sedang dibangun flyover. Alhasil, disana terjadi antrian truk pasir yang sangat panjang.

Karena sedikit terburu buru, saya mengikuti kendaraan bermotor lain untuk menyalip antrian truk yang sedang berhenti itu. Tidak ada masalah selama nyalip, namun ketika tinggal beberapa meter lagi masuk ke gang(jalan pintas ke sekolah) di arah berlawanan ada becak dan sepeda motor sedang melaju dan memaksa ingin lewat padahal saya sudah memberikan lampu sein ke kanan untuk belok. Saya turunkan kecepatan demi mengalah kepada mereka, namun truk yang ada disebelah kiri saya tiba-tiba maju perlahan. Saya kaget karena kaca spion saya tersenggol bak pasir truk tersebut. Otomatis saya menghentikan kendaraan karena saya merasa terhimpit diantara truk, sepeda motor dan becak. Namun apa yang terjadi? ketika saya menurunkan kaki kiri saya tiba-tiba "GREJEKKK"(sound effect) kaki saya(4 jari kaki selain ibu jari) terlindas ban kanan truk pasir yang memang sedang mengangkut pasir.

Saya tidak teriak, saya hanya meringis menahan himpitan ban truk. Saya yakin waktu itu banyak yang melihat kejadian itu, namun karena begitu ban truk itu lewat dan kaki hanya merasa panas saya langsung belok masuk ke gang. Tak disangka, baru beberapa meter masuk gang, tiba-tiba rasa panas di kaki langsung berubah menjadi rasa sakit yang sungguh sakit. Seolah rasa sakit itu menjalar sampai ke dada hingga sulit untuk menghela nafas. Pandangan mata ke jalan juga seolah buyar, mirip ketika puyeng mau pingsan. Konsentrasi naik sepeda motor kontan jadi terganggu. Selain puyeng dan nafas agak sesak karena menahan sakit, kaki kiri juga jadi susah digunakan untuk memindahkan perseneling (oper gigi).

Yang ada di pikiran hanya ingin cepat sampai ke sekolah(jarak dari pasar ke sekolah kurang lebih 800m). Namun keadaan malah semakin buruk. Kendaraan semakin sulit dikendalikan karena jalan di gang cukup berlubang dan becek. Tiba-tiba teringat pesan guru biologi sma Pak Hasyim. Beliau selalu bilang "sugestikan tidak sakit kalau anda sedang kesakitan!". Saya kemudian mencobanya sambil menahan nafas. Yup sulit! sangat sulit, tapi tetap saya coba. Alhasil rasa sakit itu secara perlahan seolah semakin berkurang dan berkurang, kaki seolah mati rasa dan hanya merasa panas seperti ketika baru terlindas truk.

Alhamdulillah beberapa menit kemudian saya sampai ke sekolah, saya mulai lupa dengan rasa sakit karena kaki belum menginjak tanah. Begitu motor berhenti dan kaki kiri memijak tanah, rasa sakit itu kembali datang. Saya nyaris jatuh karena susah untuk berjalan. Setelah memarkirkan motor sambil berpegangan ke tembok, saya terus berjalan menuju ruang guru dengan tertatih-tatih. Beberapa guru yang mengetahui saya begitu langsung menolong, kemudian wakasek kurikulum langsung mengajak saya ke puskesmas. Namun sebelum berangkat, saya membuka sepatu dan kaus kaki dulu untuk melihat kondisi kaki. Alhamdulillah.. walaupun di kaki ada memar hebat(sampai di kuku ada yang keluar darah) jari-jarinya masih bisa digerakkan semua walau sangat sakit.

Singkat cerita, setelah pulang dari puskesmas (walaupun disana tidak diapa-apakan hanya diberi obat parasetamol yang tak akan kuminum) saya di sarankan ke penduduk yang bisa "ngurut". Setelah di cek.. katanya tulang tidak apa-apa hanya memar. Syukur lah..tapi tetep bener-bener sakit. Kalau jalan pasti pincang atau "cingkud". Namun karena saya tidak mau membuat panik warga sekolah, saya melanjutkan kembali sugesti tadi. Walaupun sakit, saya mencoba sebisa mungkin untuk berjalan seperti orang normal. Dan alhamdulillah walaupun guru dan TU banyak yang tahu bahwa kaki saya terlindas truk mereka tidak percaya kejadian terlindas truk baru terjadi pagi itu karena saya seperti orang normal walaupun hanya memakai sendal untuk berjalan. Kepala sekolah pun tidak mengetahuinya karena saya bersikap "like a normal" :) , beliau baru tahu hari jum'at ketika mau jum'atan :D ketika rekan guru yang pertama mengetahuinya terus menanyakan kondisi saya.

Besoknya walaupun disuruh istirahat di rumah saya tetap berangkat, dan langsung memaksakan diri memakai sepatu dan kaos kaki yang longgar agar tidak terlalu sakit dipakai. Dan saya tetep mensugestikan kaki saya normal. Rasa sakit dan panas itu masih ada hingga tulisan ini dibuat (tanggal 13 maret 2011 jam 21WIB). Kalau punggung kaki nya di pegang, masih terasa ngilu (mungkin ada yang retak, tapi gak mau saya rontgen :D ). Memar nya pun tinggal sisanya saja. Kalau dilihat seperti ada pasir menempel di kaki saya.

Siang ini (senin, 14 maret) saya ke sekolah menggunakan sepatu yang ukurannya sangat pas dengan kaki. Yang terasa di kaki ketika dibiarkan ternyata masih terasa sedikit ngilu kalau dibawa berjalan.  Sekujur betis hingga ujung jemari kaki terasa pegal dan sedikit panas. Yang kaget ketika kaki kanan saya tindihkan ke kaki kiri yang terlindas ternyata masih terasa sakit. Rasanya seperti ada sesuatu yang menusuk. Entah mungkin ini ada hubungannya dengan ukuran sepatu atau tidak :D yang pasti saya mensugestikan lagi bahwa saya ini normal, kaki saya tidak apa-apa, dan kejadian kemaren sudah tidak ada efeknya :D . Lumayan membantu melupakan rasa ngilu dan pegal kaki. Apalagi kalau sudah berbaur dengan guru lain untuk beraktifitas, seolah tidak pernah terjadi apa-apa karena agak lupa dengan rasa ngilu di kaki.

Yang bisa dijadikan pelajaran adalah, menyibukkan diri dengan aktifitas dan mensugestikan ke diri bahwa saya baik-baik saja dapat mengurangi rasa sakit, bahkan bisa "melupakan"nya :) .

Semoga bermanfaat.

 

13Mar/110

Lama Tak Dilihat

:) lama sekali blog ini tidak saya lihat. Pas masuk ke dashboard.. ternyata banyak sekali komentar yang masuk belum saya moderasi dan saya approve. Komentar-komentar tersebut banyak masuk ke artikel tentang review vanbook dan mengenal gejala restart. Dan banyak sekali komentar yang menanyakan hal sama untuk beberapa masalah tertentu dalam kedua artikel tersebut.

Untuk itu, Insya Alloh kedua tulisan itu nanti akan saya buat versi baru yang lebih update berdasarkan permasalahan yang sering ditanyakan.

Yuk ah.. ganti tema dulu.. :D

6Sep/100

Shoya Tomizawa Semoga Kau Tenang Di Sana

Shoya Tomizawa merupakan sosok pembalap berbakat dunia di kelas moto2 yang berasal dari negri matahari terbit yaitu Jepang. Tak disangka-sangka, ternyata kemarin adalah hari terakhir dia mengikuti balapan dunia yang bergengsi ini. Dia meninggal setelah mengalami kecelakaan yang sangat tragis ketika jatuh disaat keluar tikungan kemudian ditabrak oleh dua orang pembalap dibelakangya tepat di daerah dada dan perut hingga baju balap yang dikenakan tomizawa menjadi koyak di sirkuit Misano Italia. Dia menjadi pembalap berbakat kedua dari jepang yang meninggal dalam balapan MotoGP setelah musim 2003 Daijiro Kato juga meninggal setelah mengalami kecelakaan di sirkuit Suzuka Jepang.

Kejadian ini berlangsung begitu cepat, sangat mencengangkan dan membuat kaget orang-orang yang menontonnya. Bagaimana tidak, biasanya pembalap yang tergelincir dalam balapan itu langsung masuk graval apalagi selip ban depan ketika keluar tikungan. Tapi ini berbeda, seperti maut telah menunggu di trek yang lurus itu dan tentunya telah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa. Sangat tidak terbayangkan ditabrak oleh benda yang lebih berat dari 100Kg dengan kecepatan kurang lebih 150Kmh. Hitung sendiri momentum dan gaya tumbukannya.

Prestasi yang ditorehkan tomizawa tahun ini terhitung sangat bagus. Dia membuat dunia meliriknya ketika pada awal musim di sirkuit Losail-Qatar dia menjadi juara kelas moto2. Dan saat ini dia menempati posisi 7 di kelasemen sementara kelas moto2.

Kejadian ini membuat musim ini menjadi musim yang sangat kelabu karena satu minggu sebelumnya pembalap muda berbakat yang baru berusia 13 tahun Peter Lenz juga meninggal setelah mengalami kecelakaan tragis di Indianapolis saat sesi warm-up.

Kejadian ini sebenarnya mengingatkan kita terhadap kekuasaan Allah SWT. Pembalap yang kebut-kebutan di sirkuit yang menggunakan pelindung dimana-mana saja masih tetap bisa meninggal ketika kecelakaan apalagi yang kebut-kebutan di jalan raya yang tidak menggunakan pelindung seperti pembalap? jadi, tetaplah selalu safety riding di jalan raya. Periksalah selalu kondisi motor. Dan jangan lupa menggunakan pelindung seperti helm, jaket, sepatu, sarung tangan. Satu hal lagi yang jangan dilupakan adalah berdoa untuk keselamatan.

27Dec/092

Ganti Busi Motor

Ganti Busi Motor

Hmm.. cerita ini berawal ketika hari-hari yang lalu tepatnya hari sabtu kemaren. Sekitaran jam 11 siang aku mengantar sang makhluk halus pujaan hati (^_^) itu ke terminal Cicaheum karena dia mau pulang ke Cirebon walaupun di suasana libur panjang sampai akhir tahun yang sudah pasti jalan setiabudhi dan jalan-jalan lain di Bandung pasti macet. Aku sebenarnya rada dongkol ditinggal pulang. Tapi sudahlah, haha jadi curhat ^_^..

Kemudian cerita berlanjut ketika pulang dari terminal Cicaheum bersama si bohay (Honda Karisma X Biru Silver 2004 hehe). Dengan perasaan yang masih agak berat karena ditinggal pulang aku mengendarai si bohay dengan tanpa perasaan. Ditengah perasaan tidak beres itu, aku merasakan sesuatu yang tidak beres dari si bohay. Di sekitaran jalan sebelum perempatan pahlawan tenaga motor serasa berkurang, kalau dalam bahasa sunda mah "hese ngangkatna".

Perjalanan berlanjut ke jalan layang Pasopati, aku sengaja akan mengambil jalan ke pasteur kemudian nantinya akan berbelok ke sarijadi demi terhindar dari kemacetan. Namun, ditengah perjalanan tiba-tiba ada dua motor yang "ngajak gass poll". Biasanya sih suka saya cuekkin, namun saat itu mungkin karena terbawa suasana hati, akhirnya aku ikuti dua motor tadi karena penasaran juga diantara motor itu selain ada si kucing (miaw alias mio) juga ada adiknya si bohay (Honda Supra X 125 warna merah-putih). Ya penasaran saja sejauh mana si rider adiknya si bohay itu berani membawa motornya dalam keadaan angin yang sangat berlawanan dengan bodi adiknya si bohay yang ramping dan sudah dipastikan "goyangannya" akan begitu dahsyat. Dan benar saja, setelah susah-payah "ngangkat" si bohay, akhirnya ku lewati juga adiknya si bohay itu. Mungkin saja saat speedometer si bohay ada di kecepatan 90km/h, rider adiknya si bohay sengaja minggir ke sebelah kiri karena kulihat bodi belakangnya begitu bergoyang karena mungkin oleh angin yang begitu besar dan berlawanan arah terpaannya.

Namun tidak untuk si bohay, walau angin berlawanan tetap saja ku pacu si bohay sampai kecepatan 100km/h lebih sedikit. Tetapi, aku baru tersadar atas keanehan ini. Biasanya, si bohay bisa dipacu dengan mudah sampai kecepatan 110km/h (menurut spidometernya si bohay) dengan mudah. Kemudian, aku merasa kasihan pada si bohay karena sadar dari tadi berangkat banyak sekali kejanggalan yang terjadi. Kuturunkan gas untuk mengurangi kecepatan. Namun, ternyata aku tak bisa menarik gas kembali. Apa yang salah? Padahal saat itu mesin masih hidup.

Aku kemudian minggir untuk memastikan keadaan sibohay baik-baik saja. Ternyata saat sudah benar-benar berhenti, si bohay tidak mau dihidupkan lagi mesinnya baik di starter maupun di-kick starter. Untungnya ada si aa yang baik hati yang memberikan saran untuk segera minggir dari jalan dan memberikan beberapa troubleshooting terhadap permasalahanku ini. Setelah si bohay kupinggirkan,  itu si bohay coba ku starter sambil gas kembali, terasa tidak ada  getaran dari mesin dan saya menyimpulkan bahwa mesin tidak mau berputar. Aku pun merasa bahwa mungkin ini motor busi-nya habis karena beberapa hari yang lalu aku sering mengobrolkan perihal busi dengan bang riza. Dan kuteleponlah itu bang Riza untuk memastikan sembari menunggu mesin si bohay dingin.

Dan, setelah mesin dingin ku bukalah itu busi dengan perasaan cukup gugup karena baru pertama kali jadi engineer mesin motor :D . Setelah bersusah payah, ter-ambil-lah itu busi. Dan benar saja itu busi kondisnya sudah parah. Dan aku segera menggantinya dengan busi yang sudah ada di bagasi motor walaupun tidak mengetahui kondisi busi-nya masih hidup atau tidak tentunya dengan menggunakan peralatan seadanya yang sudah ada di bagasi pula. Dengan perasaan yang sangat yakin dan buru-buru karena petir sudah bergemuruh pertanda akan hujan ku pasangkan busi yang tidak jelas setatusnya itu.

Dan alhamdulillah, Allah SWT memeluk keyakinanku dan mimpiku bisa ganti busi saat itu. Segera kubereskan peralatan dan segera kutinggalkan si aa baik hati itu setelah mesin si bohay hidup. Perasaan ku jadi lega karena performa mesin jadi kembali seperti dulu. Tidak tahu kenapa, setelah ganti busi itu jadi mudah sekali untuk "ngangkat" si bohay  . Hujanpun langsung turun dengan deras, dalam hati langsung berfikir "wah, alam ikut terharu sampai menangis melihat keberhasilanku berkenalan lebih dekat dengan si bohay karena berhasi ganti busi-nya..hahaha" ^_^. Dan aku pun kembali bersyukur karena mimpi untuk hujan-hujanan tanpa jas hujan bersama si bohay terwujud ^_^. Walau begitu lengkapnya kejadian saat itu, aku banyak mengambil pelajaran dan hikmah.

Dari cerita itu aku jadi bisa berbagi. Walaupun sedikit pengetahuanku dalam dunia otomotif, aku akan menyimpulkan gejala-gejala saat busi motor harus segera diganti :

  • semenjak satu bulan sebelum kejadian itu ku-alami, performa motor jadi berkurang ("hese ngangkat")
  • saat dibawa di kecepatan tinggi, kadang-kadang suka hilang tenaga setelah gas di lepas dan ditarik kembali
  • yang paling jelas gejalanya, saat pagi-pagi mesin motor jadi lebih susah untuk dinyalakan
  • kadang-kadang di perhentian lampu merah mesin motor suka mati sendiri
  • kadang-kadang saat di starter, aki motor seperti sudah aus karena mesin tidak mau nyala

itu sih..menurut pengalaman saya sajah.. entah benar atau tidak, saya adalah seorang yang sedang belajar mengerti mesin motor dan ingin berbagi pengalaman ^_^

"yud, emang itu busi motor tos lami pisan umurna.. mun teu salah mah etateh busi nu ti diler (baca : dealer) pas servis-an gratis nu terakhir.. terus busi anu dina bagasi mah eta teh cadangan hungkul.. mun teu salah mah eta teh busi asli bawaan eta motor.. terus, beli deui we nya.. bisi pareum deui busi nu ayeuna keur dipakena" kata ayahku di telepon. Ha ha ha.. pantess mati ^_^

6Nov/0911

Pendidikan Ilmu Komputer UPI Menghasilkan Guru TIK

Waktu begitu tak terasa terus berlalu tanpa ada siapapun yang bisa menghalanginya. Aku, yang saat menulis tulisan ini pun cukup termakan waktu dan hampir akan menjadi korban waktu juga. Tak terasa sudah empat tahun lebih aku berada di prodi pendidikan Ilmu komputer. Banyak sekali cerita di prodi itu dan saya benar-benar merasa bangga akan keberadaan saya di Keluarga Mahasiswa Komputer.

Bicara mengenai prodi Pendidikan Ilmu Komputer, prodi tersebut merupakan prodi yang memang benar-benar diciptakan untuk menjawab tantangan zaman yang semakin haus akan teknologi informasi dan komunikasi terutama di bidang pendidikan. Tentunya prodi ini diciptakan selain mempersiapkan siswa-siswi untuk lebih melek teknologi, tetapi juga menjadi sebuah pioneer penggerbrak baru dalam bidang pendidikan. Anda pun sudah barang tentu mengetahui bahwa guru-guru mata pelajaran TIK di SMP/SMA maupun guru di TKJ/Multimedia/Informatika SMK itu tidak ada yang memang benar-benar dipersiapkan dalam menularkan ilmu pada mata pelajaran tersebut. Tetapi jangan khawatir, sebuah prodi yang telah empat tahun lebih lamanya saya tempati ini dipersiapkan untuk menelurkan tenaga-tenaga pendidik berkaitan dengan hal tersebut.

Setiap mata kuliah yang prodi tersebut memang dibuat dan diadakan untuk mempersiapkan calon guru TIK yang professional. Daftar mata kuliah yang diajarkan di prodi ini bisa dilihat di : Situs Resmi Prodi Pendidikan Ilmu Komputer.  Sehingga, prodi Pendidikan Ilmu Komputer ini cocok untuk menjadi guru TIK di SD, SMP, SMA maupun di SMK.

Selain itu, prodi Pendidikan Ilmu Komputer ini memiliki kelebihan. Selain dipersiapkan untuk mengajar hal-hal yang berkaitan dengan TIK, lulusannya juga bisa mengambil lahan kerja yang lain di bidang IT seperti menjadi programmer, desainer, system enginer dan lain-lain. Mengapa bisa?kembali lagi ke atas dan lihat kembali daftar mata kuliah yang diberikan. Sebagai contoh saja, lulusan pendidikan ilmu computer bisa menjadi programmer karena sewaktu kuliah diajarkan algoritma dan pemrograman yang dimana mata kuliah lain selalu menuntut mahasiswanya untuk bisa pemrograman karena mereka harus mengerjakan tugas besar di beberapa mata kuliah seperti Basis Data, Sistem Basis Data, Desain web dan lain-lain.

Saat di dalam perkuliahan suatu mata kuliah, dosen kami yang saat tulisan ini dibuat menjabat posisi sebagai Kaprodi Pendidikan Ilmu Komputer yaitu bapak Yudi Wibisono kurang lebih menjelaskan bahwa mahasiswa dituntut seperti itu tidak lain semata-mata sebagai suatu pembiasaan dalam sebuah proses pembentukan karakter lulusan Prodi Pendidikan Ilmu Komputer ini menjadi lulusan yang professional di bidangnya dan mampu terjun ke dunia kerja dengan matang karena sudah dibiasakan sebelumnya.

Kurikulum Pembelajaran TIK pun diajarkan dalam perkuliahan. Di dalam mata kuliah ini, kami belajar banyak hal tentang kurikulum TIK yang diberikan di sekolah. Selain itu, kami juga diberi perkuliahan mengenai “belajar dan pembelajaran Ilmu Komputer”, “evaluasi pembelajaran”, dll. Diberikannya mata kuliah ini dalam perkuliahan sangat menunjukkan bahwa lulusan prodi ini memang benar-benar dipersiapkan untuk melahirkan seorang guru TIK.

Tidak hanya itu saja, di Prodi Pendidikan Ilmu Komputer ini mahasiswa benar-benar dirangsang untuk selau tumbuh lebih “mapan”. Bagai mana tidak, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di prodi ini cukup banyak. Bagi yang senang desain grafis, ada UKM ClubInk, bagi yang senang Web Programming ada OSTRIC, dan lain-lain.  Ditambah lagi mahasiswa benar-benar diberikan kesempatan untuk mengembangkan dirinya dengan memanfaatkan fasilitas laboratorium secara optimal.

Dunia pendidikan kini memang membutuhkan tenaga pendidik dalam bidang TIK yang professional dalam rangka memperiapkan generasi penerus bangsa yang lebih melek TIK. Dalam hal ini, guru TIK yang memang benar-benar dipersiapkan untuk terjun dan mengajar TIK lah yang memang dibutuhkan oleh sekolah-sekolah yang selama ini mencari guru TIK. Dan kembali lagi, UPI telah membuat sebuah prodi yang siap menjawab semua tantangan itu yaitu prodi Pendidikan Ilmu Komputer.

lihat juga :

http://id.wikipedia.org/wiki/Guru_TIK

http://yudiwbs.wordpress.com/2009/11/05/guru-tik-teknologi-informasi-dan-komunikasi/#comment-1277

http://hanry.myhaley.com/arrtikel-bebas/pendidikan-ilmu-komputer-jurusan-guru-tik/

17Oct/093

Pengalaman Pribadi : Sholat

Setiap muslimin dan muslimah adalah merupakan suatu kewajiban untuk menjalankan shalat lima waktu dalam satu hari. Shalat itu selain merupakan kewajiban, seharusnya harus sudah dirubah menjadi suatu kebutuhan primer dalam hidup kita sebagai muslimin. Dan anehnya, tetap saja banyak yang menjadikan sholat merupakan suatu kewajiban sehingga mereka merasa terbebani untuk menjalankan ibadah yang satu ini.

Namun, dalam mengerjakan ibadah yang satu ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Guru ngaji saya waktu kecil bilang :

  • "lebih baik tidak menutup mata ketika kamu sholat"
  • "sedikit dikeraskan bacaannya sampai kamu bisa denger sendiri bacaannya, dan ikuti dengan mulut (tidak membaca bacaan di dalam hati)"

dan, bodohnya saya perkataan guru ngaji saya itu saya biarkan melintas begitu saja di kepala. Mungkin guru ngaji saya berkata seperti itu karena dia telah membaca hadist-nya atau dihimbau juga oleh gurunya atau apalah sehingga dia begitu kekeuh dan seriusnya mengatakan hal tersebut dikala itu.

Ya akhirnya saya pun sedikit terpaksa melakukannya waktu itu, hingga sampai sekarang berimbas saya akan melakukan 2 hal tersebut dalam shalat saya hanya jika saya ingat dan mau saja. Karena awalnya (pada saat diberi himbauan tersebut) saya berfikir "susah kali baca hafalan bacaan shalat dan surat pendeknya gak sambil terpejam matanya.." (saat diberi tahu itu saya masih kelas 3/4 SD...saya lupa dan masih berfikir primitif bahwa bacaan shalat itu adalah hanya hafalan belaka sampai kelas 4/5 SD saya disuruh menghafalkan dan mencamkan arti dari bacaan shalat tersebut). Dan bodohnya juga saya sering suudzan kalo disebelah saya (ketika shalat berjamaah di masjid) ada ma'mum yang komat kamit sambil sedikit mengeraskan bacaan shalat sampai saya bisa mendengarnya dengan jelas. Dalam fikiran saya "huh, ni orang bikin gak husyu aja..". Astagfirullah..maafkan dosa hamba ya Allah..

Namun di suatu pagi, akhirnya saya secara sadar/tidak sadar oleh Allah saya diingatkan dengan keras. Saya ada dalam suatu permasalahan duniawi. Ketika shalat, saya memejamkan mata (sambil melafalkan bacaan shalat dalam hati) dan berusaha melupakan urusan duniawi ketika shalat. Namun apa yang terjadi ketika itu? secara tidak sadar, saya telah berdiri cukup lama dalam rokaat pertama saya. Secara tidak sadar saya tidak membaca iftitah setelah takbiratul ihram. Yang ada dalam fikiran saya hanya permasalahan diri saja ketika saya shalat. Bukannya saat shalat itu kita harus bener-bener ngingat Allah dan secara khusyu menjalankan ibadah tersebut? khusyu sendiri kan kurang lebih fokus pada ibadah tersebut tanpa membawa segala urusan duniawi. Akhirnya saya batalkan shalat saya, dan mengulangi dari awal lagi. Malu saya, masa 5 menit untuk benar-benar mengingat Alloh saja tidak bisa?dan dalam prakteknya, malah shalat itu kadang cuma 2 menit saja.

Kemudian shalat itu saya ulangi (dengan mata terpejam dan bacaan dalam hati tanpa sedikit mengeraskan). Namun, tetap hal tersebut terjadi lagi. Saya tak bisa konsentrasi padahal dalam kehidupan sehari-hari kadang saya harus memejamkan mata agar bisa konsentrasi. Saya susah berkonsentrasi dalam mengerjakan shalat saya. Dan akhirnya tiba-tiba terlintas kembali perkataan guru ngaji saya waktu kecil itu.

Shalat kembali saya ulangi karena hal tadi merusak konsentrasi. Dan dengan melakukan dua hal tadi saya mencoba sholat lagi. Dan alhamdulillah, saya bisa merasakan betapa nikmatnya shalat itu. Dan baru merasakan betapa singkatnya peraduan saya pada Allah SWT itu. Entah kembali mengapa guru ngaji saya menganjurkan dua hal tadi. Mungkin guru ngaji saya berkata seperti itu karena dia telah membaca hadist-nya atau dihimbau juga oleh gurunya atau apalah sehingga dia begitu kekeuh dan seriusnya mengatakan hal tersebut dikala itu.

Tapi, setidaknya dua cara tadi cukup ampuh bagi saya untuk bisa berkonsentrasi dalam mengerjakan ibadah saya, dalam memenuhi kebutuhan saya. Entah shalat saya waktu itu dan selama ini sudah terkategori khusyu atau sah atau tidak. Setidaknya saya sedang mencoba dan terus belajar untuk menjadikan shalat lima waktu ini sebagai kebutuhan saya untuk hidup setelah mati kelak.

Hidup kita cuma 24 jam sehari, masa tidak mampu menyisihkan 25 menit saja dari waktu hidup sehari kita untuk benar-benar fokus berserah diri pada Allah?