Archive for the ‘Umum’ Category
Ganti Busi Motor
Hmm.. cerita ini berawal ketika hari-hari yang lalu tepatnya hari sabtu kemaren. Sekitaran jam 11 siang aku mengantar sang makhluk halus pujaan hati (^_^) itu ke terminal Cicaheum karena dia mau pulang ke Cirebon walaupun di suasana libur panjang sampai akhir tahun yang sudah pasti jalan setiabudhi dan jalan-jalan lain di Bandung pasti macet. Aku sebenarnya rada dongkol ditinggal pulang. Tapi sudahlah, haha jadi curhat ^_^..
Kemudian cerita berlanjut ketika pulang dari terminal Cicaheum bersama si bohay (Honda Karisma X Biru Silver 2004 hehe). Dengan perasaan yang masih agak berat karena ditinggal pulang aku mengendarai si bohay dengan tanpa perasaan. Ditengah perasaan tidak beres itu, aku merasakan sesuatu yang tidak beres dari si bohay. Di sekitaran jalan sebelum perempatan pahlawan tenaga motor serasa berkurang, kalau dalam bahasa sunda mah “hese ngangkatna”.
Perjalanan berlanjut ke jalan layang Pasopati, aku sengaja akan mengambil jalan ke pasteur kemudian nantinya akan berbelok ke sarijadi demi terhindar dari kemacetan. Namun, ditengah perjalanan tiba-tiba ada dua motor yang “ngajak gass poll”. Biasanya sih suka saya cuekkin, namun saat itu mungkin karena terbawa suasana hati, akhirnya aku ikuti dua motor tadi karena penasaran juga diantara motor itu selain ada si kucing (miaw alias mio) juga ada adiknya si bohay (Honda Supra X 125 warna merah-putih). Ya penasaran saja sejauh mana si rider adiknya si bohay itu berani membawa motornya dalam keadaan angin yang sangat berlawanan dengan bodi adiknya si bohay yang ramping dan sudah dipastikan “goyangannya” akan begitu dahsyat. Dan benar saja, setelah susah-payah “ngangkat” si bohay, akhirnya ku lewati juga adiknya si bohay itu. Mungkin saja saat speedometer si bohay ada di kecepatan 90km/h, rider adiknya si bohay sengaja minggir ke sebelah kiri karena kulihat bodi belakangnya begitu bergoyang karena mungkin oleh angin yang begitu besar dan berlawanan arah terpaannya.
Namun tidak untuk si bohay, walau angin berlawanan tetap saja ku pacu si bohay sampai kecepatan 100km/h lebih sedikit. Tetapi, aku baru tersadar atas keanehan ini. Biasanya, si bohay bisa dipacu dengan mudah sampai kecepatan 110km/h (menurut spidometernya si bohay) dengan mudah. Kemudian, aku merasa kasihan pada si bohay karena sadar dari tadi berangkat banyak sekali kejanggalan yang terjadi. Kuturunkan gas untuk mengurangi kecepatan. Namun, ternyata aku tak bisa menarik gas kembali. Apa yang salah? Padahal saat itu mesin masih hidup.
Aku kemudian minggir untuk memastikan keadaan sibohay baik-baik saja. Ternyata saat sudah benar-benar berhenti, si bohay tidak mau dihidupkan lagi mesinnya baik di starter maupun di-kick starter. Untungnya ada si aa yang baik hati yang memberikan saran untuk segera minggir dari jalan dan memberikan beberapa troubleshooting terhadap permasalahanku ini. Setelah si bohay kupinggirkan, itu si bohay coba ku starter sambil gas kembali, terasa tidak ada getaran dari mesin dan saya menyimpulkan bahwa mesin tidak mau berputar. Aku pun merasa bahwa mungkin ini motor busi-nya habis karena beberapa hari yang lalu aku sering mengobrolkan perihal busi dengan bang riza. Dan kuteleponlah itu bang Riza untuk memastikan sembari menunggu mesin si bohay dingin.
Dan, setelah mesin dingin ku bukalah itu busi dengan perasaan cukup gugup karena baru pertama kali jadi engineer mesin motor
. Setelah bersusah payah, ter-ambil-lah itu busi. Dan benar saja itu busi kondisnya sudah parah. Dan aku segera menggantinya dengan busi yang sudah ada di bagasi motor walaupun tidak mengetahui kondisi busi-nya masih hidup atau tidak tentunya dengan menggunakan peralatan seadanya yang sudah ada di bagasi pula. Dengan perasaan yang sangat yakin dan buru-buru karena petir sudah bergemuruh pertanda akan hujan ku pasangkan busi yang tidak jelas setatusnya itu.
Dan alhamdulillah, Allah SWT memeluk keyakinanku dan mimpiku bisa ganti busi saat itu. Segera kubereskan peralatan dan segera kutinggalkan si aa baik hati itu setelah mesin si bohay hidup. Perasaan ku jadi lega karena performa mesin jadi kembali seperti dulu. Tidak tahu kenapa, setelah ganti busi itu jadi mudah sekali untuk “ngangkat” si bohay . Hujanpun langsung turun dengan deras, dalam hati langsung berfikir “wah, alam ikut terharu sampai menangis melihat keberhasilanku berkenalan lebih dekat dengan si bohay karena berhasi ganti busi-nya..hahaha” ^_^. Dan aku pun kembali bersyukur karena mimpi untuk hujan-hujanan tanpa jas hujan bersama si bohay terwujud ^_^. Walau begitu lengkapnya kejadian saat itu, aku banyak mengambil pelajaran dan hikmah.
Dari cerita itu aku jadi bisa berbagi. Walaupun sedikit pengetahuanku dalam dunia otomotif, aku akan menyimpulkan gejala-gejala saat busi motor harus segera diganti :
- semenjak satu bulan sebelum kejadian itu ku-alami, performa motor jadi berkurang (”hese ngangkat”)
- saat dibawa di kecepatan tinggi, kadang-kadang suka hilang tenaga setelah gas di lepas dan ditarik kembali
- yang paling jelas gejalanya, saat pagi-pagi mesin motor jadi lebih susah untuk dinyalakan
- kadang-kadang di perhentian lampu merah mesin motor suka mati sendiri
- kadang-kadang saat di starter, aki motor seperti sudah aus karena mesin tidak mau nyala
itu sih..menurut pengalaman saya sajah.. entah benar atau tidak, saya adalah seorang yang sedang belajar mengerti mesin motor dan ingin berbagi pengalaman ^_^
“yud, emang itu busi motor tos lami pisan umurna.. mun teu salah mah etateh busi nu ti diler (baca : dealer) pas servis-an gratis nu terakhir.. terus busi anu dina bagasi mah eta teh cadangan hungkul.. mun teu salah mah eta teh busi asli bawaan eta motor.. terus, beli deui we nya.. bisi pareum deui busi nu ayeuna keur dipakena” kata ayahku di telepon. Ha ha ha.. pantess mati ^_^
Waktu begitu tak terasa terus berlalu tanpa ada siapapun yang bisa menghalanginya. Aku, yang saat menulis tulisan ini pun cukup termakan waktu dan hampir akan menjadi korban waktu juga. Tak terasa sudah empat tahun lebih aku berada di prodi pendidikan Ilmu komputer. Banyak sekali cerita di prodi itu dan saya benar-benar merasa bangga akan keberadaan saya di Keluarga Mahasiswa Komputer.
Bicara mengenai prodi Pendidikan Ilmu Komputer, prodi tersebut merupakan prodi yang memang benar-benar diciptakan untuk menjawab tantangan zaman yang semakin haus akan teknologi informasi dan komunikasi terutama di bidang pendidikan. Tentunya prodi ini diciptakan selain mempersiapkan siswa-siswi untuk lebih melek teknologi, tetapi juga menjadi sebuah pioneer penggerbrak baru dalam bidang pendidikan. Anda pun sudah barang tentu mengetahui bahwa guru-guru mata pelajaran TIK di SMP/SMA maupun guru di TKJ/Multimedia/Informatika SMK itu tidak ada yang memang benar-benar dipersiapkan dalam menularkan ilmu pada mata pelajaran tersebut. Tetapi jangan khawatir, sebuah prodi yang telah empat tahun lebih lamanya saya tempati ini dipersiapkan untuk menelurkan tenaga-tenaga pendidik berkaitan dengan hal tersebut.
Setiap mata kuliah yang prodi tersebut memang dibuat dan diadakan untuk mempersiapkan calon guru TIK yang professional. Daftar mata kuliah yang diajarkan di prodi ini bisa dilihat di : Situs Resmi Prodi Pendidikan Ilmu Komputer. Sehingga, prodi Pendidikan Ilmu Komputer ini cocok untuk menjadi guru TIK di SD, SMP, SMA maupun di SMK.
Selain itu, prodi Pendidikan Ilmu Komputer ini memiliki kelebihan. Selain dipersiapkan untuk mengajar hal-hal yang berkaitan dengan TIK, lulusannya juga bisa mengambil lahan kerja yang lain di bidang IT seperti menjadi programmer, desainer, system enginer dan lain-lain. Mengapa bisa?kembali lagi ke atas dan lihat kembali daftar mata kuliah yang diberikan. Sebagai contoh saja, lulusan pendidikan ilmu computer bisa menjadi programmer karena sewaktu kuliah diajarkan algoritma dan pemrograman yang dimana mata kuliah lain selalu menuntut mahasiswanya untuk bisa pemrograman karena mereka harus mengerjakan tugas besar di beberapa mata kuliah seperti Basis Data, Sistem Basis Data, Desain web dan lain-lain.
Saat di dalam perkuliahan suatu mata kuliah, dosen kami yang saat tulisan ini dibuat menjabat posisi sebagai Kaprodi Pendidikan Ilmu Komputer yaitu bapak Yudi Wibisono kurang lebih menjelaskan bahwa mahasiswa dituntut seperti itu tidak lain semata-mata sebagai suatu pembiasaan dalam sebuah proses pembentukan karakter lulusan Prodi Pendidikan Ilmu Komputer ini menjadi lulusan yang professional di bidangnya dan mampu terjun ke dunia kerja dengan matang karena sudah dibiasakan sebelumnya.
Kurikulum Pembelajaran TIK pun diajarkan dalam perkuliahan. Di dalam mata kuliah ini, kami belajar banyak hal tentang kurikulum TIK yang diberikan di sekolah. Selain itu, kami juga diberi perkuliahan mengenai “belajar dan pembelajaran Ilmu Komputer”, “evaluasi pembelajaran”, dll. Diberikannya mata kuliah ini dalam perkuliahan sangat menunjukkan bahwa lulusan prodi ini memang benar-benar dipersiapkan untuk melahirkan seorang guru TIK.
Tidak hanya itu saja, di Prodi Pendidikan Ilmu Komputer ini mahasiswa benar-benar dirangsang untuk selau tumbuh lebih “mapan”. Bagai mana tidak, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di prodi ini cukup banyak. Bagi yang senang desain grafis, ada UKM ClubInk, bagi yang senang Web Programming ada OSTRIC, dan lain-lain. Ditambah lagi mahasiswa benar-benar diberikan kesempatan untuk mengembangkan dirinya dengan memanfaatkan fasilitas laboratorium secara optimal.
Dunia pendidikan kini memang membutuhkan tenaga pendidik dalam bidang TIK yang professional dalam rangka memperiapkan generasi penerus bangsa yang lebih melek TIK. Dalam hal ini, guru TIK yang memang benar-benar dipersiapkan untuk terjun dan mengajar TIK lah yang memang dibutuhkan oleh sekolah-sekolah yang selama ini mencari guru TIK. Dan kembali lagi, UPI telah membuat sebuah prodi yang siap menjawab semua tantangan itu yaitu prodi Pendidikan Ilmu Komputer.
lihat juga :
http://id.wikipedia.org/wiki/Guru_TIK
http://yudiwbs.wordpress.com/2009/11/05/guru-tik-teknologi-informasi-dan-komunikasi/#comment-1277
http://hanry.myhaley.com/arrtikel-bebas/pendidikan-ilmu-komputer-jurusan-guru-tik/
Setiap muslimin dan muslimah adalah merupakan suatu kewajiban untuk menjalankan shalat lima waktu dalam satu hari. Shalat itu selain merupakan kewajiban, seharusnya harus sudah dirubah menjadi suatu kebutuhan primer dalam hidup kita sebagai muslimin. Dan anehnya, tetap saja banyak yang menjadikan sholat merupakan suatu kewajiban sehingga mereka merasa terbebani untuk menjalankan ibadah yang satu ini.
Namun, dalam mengerjakan ibadah yang satu ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Guru ngaji saya waktu kecil bilang :
- “lebih baik tidak menutup mata ketika kamu sholat”
- “sedikit dikeraskan bacaannya sampai kamu bisa denger sendiri bacaannya, dan ikuti dengan mulut (tidak membaca bacaan di dalam hati)”
dan, bodohnya saya perkataan guru ngaji saya itu saya biarkan melintas begitu saja di kepala. Mungkin guru ngaji saya berkata seperti itu karena dia telah membaca hadist-nya atau dihimbau juga oleh gurunya atau apalah sehingga dia begitu kekeuh dan seriusnya mengatakan hal tersebut dikala itu.
Ya akhirnya saya pun sedikit terpaksa melakukannya waktu itu, hingga sampai sekarang berimbas saya akan melakukan 2 hal tersebut dalam shalat saya hanya jika saya ingat dan mau saja. Karena awalnya (pada saat diberi himbauan tersebut) saya berfikir “susah kali baca hafalan bacaan shalat dan surat pendeknya gak sambil terpejam matanya..” (saat diberi tahu itu saya masih kelas 3/4 SD…saya lupa dan masih berfikir primitif bahwa bacaan shalat itu adalah hanya hafalan belaka sampai kelas 4/5 SD saya disuruh menghafalkan dan mencamkan arti dari bacaan shalat tersebut). Dan bodohnya juga saya sering suudzan kalo disebelah saya (ketika shalat berjamaah di masjid) ada ma’mum yang komat kamit sambil sedikit mengeraskan bacaan shalat sampai saya bisa mendengarnya dengan jelas. Dalam fikiran saya “huh, ni orang bikin gak husyu aja..”. Astagfirullah..maafkan dosa hamba ya Allah..
Namun di suatu pagi, akhirnya saya secara sadar/tidak sadar oleh Allah saya diingatkan dengan keras. Saya ada dalam suatu permasalahan duniawi. Ketika shalat, saya memejamkan mata (sambil melafalkan bacaan shalat dalam hati) dan berusaha melupakan urusan duniawi ketika shalat. Namun apa yang terjadi ketika itu? secara tidak sadar, saya telah berdiri cukup lama dalam rokaat pertama saya. Secara tidak sadar saya tidak membaca iftitah setelah takbiratul ihram. Yang ada dalam fikiran saya hanya permasalahan diri saja ketika saya shalat. Bukannya saat shalat itu kita harus bener-bener ngingat Allah dan secara khusyu menjalankan ibadah tersebut? khusyu sendiri kan kurang lebih fokus pada ibadah tersebut tanpa membawa segala urusan duniawi. Akhirnya saya batalkan shalat saya, dan mengulangi dari awal lagi. Malu saya, masa 5 menit untuk benar-benar mengingat Alloh saja tidak bisa?dan dalam prakteknya, malah shalat itu kadang cuma 2 menit saja.
Kemudian shalat itu saya ulangi (dengan mata terpejam dan bacaan dalam hati tanpa sedikit mengeraskan). Namun, tetap hal tersebut terjadi lagi. Saya tak bisa konsentrasi padahal dalam kehidupan sehari-hari kadang saya harus memejamkan mata agar bisa konsentrasi. Saya susah berkonsentrasi dalam mengerjakan shalat saya. Dan akhirnya tiba-tiba terlintas kembali perkataan guru ngaji saya waktu kecil itu.
Shalat kembali saya ulangi karena hal tadi merusak konsentrasi. Dan dengan melakukan dua hal tadi saya mencoba sholat lagi. Dan alhamdulillah, saya bisa merasakan betapa nikmatnya shalat itu. Dan baru merasakan betapa singkatnya peraduan saya pada Allah SWT itu. Entah kembali mengapa guru ngaji saya menganjurkan dua hal tadi. Mungkin guru ngaji saya berkata seperti itu karena dia telah membaca hadist-nya atau dihimbau juga oleh gurunya atau apalah sehingga dia begitu kekeuh dan seriusnya mengatakan hal tersebut dikala itu.
Tapi, setidaknya dua cara tadi cukup ampuh bagi saya untuk bisa berkonsentrasi dalam mengerjakan ibadah saya, dalam memenuhi kebutuhan saya. Entah shalat saya waktu itu dan selama ini sudah terkategori khusyu atau sah atau tidak. Setidaknya saya sedang mencoba dan terus belajar untuk menjadikan shalat lima waktu ini sebagai kebutuhan saya untuk hidup setelah mati kelak.
Hidup kita cuma 24 jam sehari, masa tidak mampu menyisihkan 25 menit saja dari waktu hidup sehari kita untuk benar-benar fokus berserah diri pada Allah?
Berawal dari kebiasaan saya yang suka mengkoleksi sms-sms yang masuk dan mengarsipkannya dengan rapih, saya ingin berbagi sms-sms yang saya dapatkan dari teman saya.
Sekalian, melalui postingan ini,,saya memohon maaf lahir bathin atas segala kesalahan dan khilaf saya terhadap semua orang..^_^ maafkan ya.. yuk ah…langsung aza, mudah-mudahan bermanfaat :
“MaRhbn yAa RamAdhN.
BuLn a9unG pNuH bRkAh!!TaRikN nFaS jd TsbiH,,Doa d’kbuLkN N
DoSa” d’ampuni..Maaf ats p’buatn khlaf dn kta
yg tlh T’ucap y..MeT iBdAh sHauM..”
“Aku bknlah pujangga yg bsa mrajut kta2,tp ap slahnya bila mncoba brucap mohon maaf ats sgla kslahanku..Mt ibdah shaum..Smoga mnjadi berkah..”
” Slamat memasuki “BBM”(Bulan BERKAH & MAGHFIRAH)tingktkn kwalitas “PREMIUM”(prei MAKAN & MINUM)jgn lupa isi “SOLAR”(SHOLAT LAIL dgn rajin)serta “MINYAK TANAH”(Memprbanyak TADARUS &TAHAN AMARAH) & jgn lupa isi “PULSA”(PUASA lebih SABAR)”MAAF LAHIR BATIN-SLAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1429H ”
” 1 phn bs jd hutan.. 1 snyum bs jd p’shbtn, 1 ucapn maaf bs jd sua+u tnda keikhlasan..& m’pnyai sorg tmn sprtiMu mrpkn kbhgiaan,,sma2,
marhaban yaa ramadhan…..”
“bntar lg ramdhan. bln yg sngat kt nanti2kn.dbln suci ni
aq mo mntmaaf yg sbsar2ny ats ksalahankoe yg dsngaja or tdk.
Met shaum,y:-)moga 4wI mmbri rahmtny.”
” dA bUayA bLi PLzA…”)
gA kRa5a dH maw Pua5a…”)
dA h!u mKn PePayA
mAv’n aQ yA…”)
dA udAn9 mNdEm d’kUe
JgN Smpe dA dNdM yUa…!!!.”
” Welcome to Ramadhan Great SaLE Jgn Lewatkn:ObraL Pahala Besar2an, DisKon Dosa s/d 99%+Door Prize”LailatuLQadr”.Hanya 30 Hari.Mohon màäf lahir batin.”
” RmDHan akn t!Ba,..
mRi qT RnNtiAsa sEtTinG niAT..
upGradE imAN..
dOwnLoad sBaR..
deLeTe d0sA..
apPrOve mAaf..
agR qT geTtinG gUest LisT msUk sUrGa,,.
Maafin y..”
” Tiada kata seindh Dzikir,tiada bULän seindh Ramadhan, u/ itu iznkn kedua tngan brsmpuh maaf atas lisan yg tak trjaga,janji yg trabaikn,hAti yg brprsngka & smua sikAp yg prnh mnykitkn. Marhaban yä Ramadhan.Smga ibdh shaum qt nnti diterima Alloh swt. Aamiin ”
” Doa u/ tmnku:
Allahumma barik lana fi rojab wa sya’ban wa baligna ramadhan.
Slmt mgpai cintaNya dbln Ramadhan 1429 H,mhn maaf lhr & btn.Din ”
” Marhaban ya ramadhan,mjelang bln suci ramadhan ni cha&klrg mohon maaf lahirbatin.smoga kita dpt mjlnkn ibdh dg lancr&sll mdpt berkah+ampunan Allah SWT amin..”
” And4! tANgaN Tak seMpat brjb4t,WJh tak sMPT brt4tap,4Nda! Ada ktA BrbekaS lar4 m’NsUK KalBu sMg pNtu mF Mu mZih trbUK4,”MarHab4N Y4 RaMaDH4N.. S3lmat BrPUasA”..”
” HpUnten Blih ay4 criosan abdi nu te raos dina ati
BLiH 4ya prilku abdi nu te ktampi dina manah
abdi mung jalma nu tras midamel salah.
“wilujeng saum” ”
” BiLa Lidah sLh brKata..
BiLa tiNgkah mNoreh Luka..
BiLa Janji triNgkari..
BiLa hati terSakiti..
MoHon d’bUkakaN piNtu maAf sEiring JeLang Ramadhan 1429 H ”
” Khilaf & d0sa adlh Insani, tp sa’t hti mmpu m’mnta mf, itu adlh Jiwa besar Insan Illahi . . . !!! M’hdpi bln sci Ramadhan yg sgra akn tba, kmi s’klrga mh0n mf lahir batin utk smw k’slhn yg tlh d’prbwt Scra sdar mapun tdk sdar. . . . .
”
“To all my friends..
Bntr lg bln ramadhn dtg pan..Heu3,sbelom mule bepwasa sya mo mnta maap dlu ats smua ksalhn yg udh sya lakuin..Maapin sya yak..Heu3..Peace.. “
Melihat Ilkom UPI dan Pendidikan Ilkom UPI ke tahun 2020
Pendidikan Ilmu Komputer (PIK) dan Ilmu Komputer (Ilkom) merupakan sebuah program studi (prodi) baru di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kedua prodi ini dibuka pada tahun ajaran 2005/2006. Memang merupakan sebuah prodi yang baru di UPI ini, namun tidak mengurungkan niat bagi saya untuk memilih prodi PIK pada saat pengembalian formulir SPMB waktu itu dikarenakan minat dan ketertarikan saya untuk selalu mendalami dunia ilmu komputer yang begitu besar. Awalnya memang saya merasa salah memilih jurusan ke PIK yang harusnya ke Ilkom, namun setelah saya diam dan mengikuti perkuliahan di PIK, ternyata mengambil jurusan ke PIK adalah sebuah pilihan yang mulia karena PIK mencetak pendidik yang siap mencerdaskan kehidupan bangsa.
Seperti jurusan-jurusan baru di universitas lain, awalnya kami merasa kurang terfasilitasi dalam kegiatan perkuliahan. Waktu awal masuk, ilkom dan PIK masih menggunakan laboraturium bersama UPI yang bernama UPT Pendilkom. Namun itu tidak berlangsung lama karena hanya dalam empat bulan saja kita sudah mempunyai laboraturium sendiri walaupun baru satu lab saja. Tapi kini setelah empat tahun berjalan, PIK dan Ilkom Upi sudah memiliki lab : Basisdata, Jaringan dan Elektronika, Multimedia, dan lab umum. Prodi ini juga kini sudah memiliki gedung sendiri walaupun masih merupakan bagian dari Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FPMIPA) UPI. Merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kami karena prodi lain yang sudah lama ada di UPI belum memiliki gedung sendiri. Ditambah mendengarkan pernyataan beberapa dosen bahwa perkembangan jurusan-jurusan sejenis di luar UPI katanya tidak secepat di UPI.
Input mahasiswa PIK dan Ilkom UPI pun jangan dipandang sebelah mata. Walau tergolong baru, PIK dan Ilkom UPI meraih tempat kedua setelah prodi Akuntansi dalam jumlah peminat jurusan. Di tahun pertama PIK dan Ilkom ada, jumlah peminatnya sudah mencapai 1900 orang (berdasarkan pak dekan FPMIPA di dalam acara Media Inisiasi dan Motivasi atau MIMOSA pada tahun 2005). Kalau sekarang saya dengar bahwa grade Ilkom UPI dan PIK menanjak mengalahkan grade matematika. Entah kabar ini benar atau tidak, yang pasti makin membuat saya semakin bangga berada di jurusan yang baru saja kaprodi PIK lamanya yaitu Dr. Wawan Setiawan M.Kom digantikan oleh Yudi Wibisono, M.T karena beliau diangkat menjadi Pembantu Dekan 3 FPMIPA.
Tenaga kependidikan pun kin telah ditambah. Pada awal masuk, tenaga kependidikan PIK dan Ilkom masih mengambil dari jurusan matematika dan fisika. Bahkan untuk beberapa matakuliah yang ada praktiknya, kami masih menggunakan beberapa tenaga bantuan dari UPInet. Ruang laboraturium juga pada tahun pertama dan tahun kedua masih menginduk di UPInet, tetapi kini sudah tidak lagi. Tengah tahun ajaran 2006/2007 juga, kedua prodi ini menambahkan empat dosen dan pada semester genap tahun ajaran 2008/2009 prodi ini juga menambah lima orang lagi dosen yang masih muda dan masih memiliki semangat yang tinggi dalam mengembangkan kedua prodi ini. Terbilang cukup pesat memang pertumbuhan kedua prodi ini.
Melihat perkembangan yang semakin pesat ini, penulis jadi berandai-andai dan berangan-angan kira-kira tahun 2020 nanti akan jadi seperti apa ya? Penulis memperkirakan beberapa hal yang akan terjadi beberapa tahun kedepan berdasarkan pertumbuhan yang sedang terjadi sekarang. Berikut adalah perkiraan penulis :
- Ilkom dan PIK akan menjadi sebuah fakultas sendiri yang mandiri. Mengapa ? karena penulis merasa yakin bahwa Ilkom dan PIK bisa hidup mandiri dengan menghasilkan produk-produk IT yang bermanfaat bagi dunia luas dan pendidikan. Saya mengutip sebuah pembicaraan hangat antara dua orang dosen dan beberapa mahasiswa di sebuah leb yang didiami kaprodi bahwa dahulu, IF ITB juga mulai nerima proyek-proyek pembuatan software secara kecil-kecilan. Namun kini, laboratorium pengembangan proyek-proyek software-nya sudah bisa menghasilkan penghasilan yang cukup besar bagi kaprodinya. PIK dan ilkom UPI juga sedang merintis walau kecil-kecilan membuat sebuah lab. Pengembangan software yang menerima order dari luar. Sekarang saja yang penulis tahu, PIK dan Ilkom UPI sedang menerima order pembuatan Sistem Manajemen Sekolah Berbasis Keunggulan (SMSBK) dari indramayu dan proyek survey data Departemen Agama Negara Republik Indonesia (DEPAG RI) yang kini sedang mengolah data se-pulau jawa. Belum lagi proyek-proyek lain yang belum terorganisir yang diterima oleh dosen lain atau mahasiswa-mahasiswa baik itu skala kecil maupun skala besar. Sudah memungkinkan kan??
- Peringkat ilkom UPI sejajar bahkan melebihi jurusan sejenis dari universitas lain yang terkenal dengan jas almamaternya yang berwarna kuning. Saya juga mengutip pembicaraan dari seorang dosen terhadap mahasiswanya ketika dalam sebuah perkuliahan, sang dosen menyatakan bahwa sebenarnya input mahasiswa dari IF ITB dan Ilkom UPI sebenarnya sama saja, namun yang membedakan adalah proses pembisaaanya mahasiswa terhadap tugas-tugas besar yang menguras tenaga dan fikiran beserta menghabiskan banyak waktu dalam mengerjakannya. Menurut beliau, di UPI juga kalau dibisaakan seperti itu, sudah tidak aneh lagi jiga kualitas lulusan Ilkom UPI akan sejajar dengan lulusan IF ITB. Dan kini, proses pembisaaan tersebut sudah dimulai. Bisa ditanyakan langsung kepada mahasiswa PIK dan Ilkom angkatan 2006 dan 2007 yang masih bergelut dengan dunia perkuliahan. Mengapa angkatan 2005 tidak ditanya? Karena kini mereka sudah bergelut dengan SKRIPSI dan sudah mengalaminya 1-2 tahun lalu. Dan mengapa anak 2008 tidak dimasukkan? Untuk angkatan 2008, karena masih angkatan pertama, matakuliah yang ada di ranah mata kuliah jurusan masih banyak yang belum dikontrak.
- Untuk PIK, jurusannya akan menjadi sebuah trendsetter dalam dunia pendidikan. Lulusan-lulusannya akan menghasilkan teknologi-teknologi baru dalam dunia pendidikan baik itu dalam tehnik pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran dan lain-lain. Karena, dalam kesehariannya, mahasiswa PIK juga dibentuk seperti membentuk mahasiswa Ilkom yang dibisaakan dengan tugas-tugas besar juga namun berkaitan dengan pendidikan. Seperti tahun 2008 lalu, mahasiswa PIK diberi tugas besar untuk membuat system perwalian dalam mata kuliah basis data. Menjadi suatu nilai tambah sendiri bagi PIK untuk mengkombinasikan dunia pendidikan dan dunia IT yang kini sedang marak-maraknya dibicarakan. Ditambah juga PIK merupakan jurusan pertama di Indonesia yang lulusannya merupakan guru-guru TIK yang sampai saat tulisan ini ditulis belum ada universitas lain yang menghasilkan lulusannya.
- Berdasarkan yang telah disebutkan di poin sebelumnya, PIK dan Ilkom UPI mudah-mudahan akan membawa suasana baru dalam pendidikan dan IT di Indonesia.
Harapan dan angan-angan memang adalah sebuah bayangan yang akan terjadi di masa yang akan data bila kita mengejarnya. Dan mudah-mudahan prediksi itu akan benar-benar terealisasikan melihat dengan pesatnya perkembangan PIK dan Ilkom UPI beserta Input mahasiswa yang semakin bagus saat ini.
