Archive for the ‘Review’ Category
Karena sesuatu dan lain hal, Windows 7 di netbook saya di uninstall. Lalu apa penggantinya? Disinilah pikiran penasaran saya kembali merasuki alam bawah sadar saya. Akhirnya dengan berat hati saya mencoba menginstallkan vista di netbook saya. Sebelumnya sempet ngeri memang untuk menginstallkan vista di netbook karena di beberapa notebook punya temen ternyata vista bisa membuat itu notebook seperti ngangkat beban yang begitu berat.
Well, itu tak menjadi kendala buat saya. Rasa penasaran saya untuk membandingkan performa setiap OS di netbook saya mengalahkan segalanya. Kemudian setelah proses install OS dan driver usai, saya langsung menjalankan program benchmark bawaan windows yaitu WEI. Alhasil ternyata netbook saya tidak sebegitu keberatannya mengangkat vista. Memang booting-nya sedikit lebih berat ketimbang windows 7 karena di vista secara standar cukup banyak service yang tidak begitu dibutuhkan untuk user pada umumnya. Ditambah sidebar vista yang cukup memakan memori yang mungkin membuat vista bootingnya sedikit lambat dari 7. Jadi, pinter-pinter saja memainkan start-up program.
Lalu, hasil WEI vista nya bagaimana? Yap, saya cukup kaget karena ternyata skor netbook saya di vista itu mendapat nilai 2,7 dari 5,9. Sementara di windows 7 netbook saya mendapat skor 2,1 dari 6,9. Berikut perbandingan SS WEI vista dan 7 di netbook saya.
Setelah googling, akhirnya saya mendapat pencerahan mengapa skornya jadi seperti itu. Di windows 7 sudah terjadi pengoptimalisasian disana-sini utamanya di visual elements. Sehingga dengan skor yang begitu kecil bisa menjalankan segala fitur visual elements seperti aero peek, aero shake, aero plif dan lain-lain. Dan mengapa jadi sebegitu kecilnya nilai-nya dibanding vista? Ternyata Microsoft sudah mengupdate skor maksimum WEI berdasarkan perkembangan hardware yang semakin pesat akhir-akhir ini.
jadi? silah kan dipilih silahkan dipilih..
Konami kode?apa itu? konami kode itu sebenarnya merupakan “cheat” kode (kode curang) untuk game-game buatan konami jaman dulu. Mengapa disebut Konami kode?karena kode-kode tersebut hampir jalan di seluruh game buatan konami pada zaman dahulu. Tahu kan game Contra, Contra 2, Contra Force, Gradius dll.? itu tuh game-game jaman Nintendo NES dulu.
Nah, ternyata oh ternyata, si Konami kode itu bisa dijalankan di Facebook a.k.a FB lho. Serius? serius lah
. Trus bagaimana cara pakai konami kodenya? Eitss..sebelumnya tau gak konami codenya sendiri? kalau tidak tahu nih :
up, up, down, down, left, right, left, right, B, A, START
trus kalau di facebook? untuk di facebook, tombol START nya itu diganti dengan tombol ENTER, jadi kodenya kurang lebih seperti ini :
up, up, down, down, left, right, left, right, B, A, ENTER
Lantas kapan n dimana kita menekankode itu?
- Biasa, login Dulu ke akun FB anda
- Nah, setelah login, ketikkan kode tersebut (asal jangan di textbok)
- dan lihat sendiri efek yang terjadi saat kita men-scroll page ^^
Nah, kalau saya sendiri setiap men-scrool page “HOME” FB saya muncul tampilan seperti gambar berikut :
Selamat mencoba.. ^^
Iseng-iseng maen di forum game di kaskus, saya menemukan program baru yang cukup sesuai dengan hobi saya dalam hal mengukur kemampuan Hardware komputer. Program ini berfungsi sebagai “Live Benchmarking” segala jenis program yang menggunakan VGA dalam pengoperasiannya.
Lantas, program apakah itu? FRAPS itulah namanya. Program ini, mampu mengukur framerate kinerja VGA dalam berbagai jenis program. Saat dicoba, program ini mampu mengukur framerate seluruh game dan aplikasi video di komputer saya. Lantas gunanya kita mengetahui framerate itu untuk apa? kalau menurut saya sendiri kegunaanya untuk memaksimalkan kinerja hardware khususnya VGA tehadap aplikasi yang sedang berjalan demi terjaganya kualitas dan performa VGA dalam aplikasi yang bersangkutan.

Selain itu,FRAPS juga mampu meng-capture gambar ataupun video dari seluruh game tanpa kecuali. Jadi bagi yang senang dengan replay/action game dan ingin mengabadikannya bisa menggunakan program ini.
Cara pakai?mudah saja. Secara standar, ada empat hotkey dari program ini yang bisa digunakan saat bermain game. Apa saja?berikut hotkey nya :
- F9 : capture Video
- F10 : capture ScreenShot
- F11 : menghidupkan “ready capture” Fraps sambil menampilkan framerate pada pojok layar
- F12 : mengubah tempat Fraps (framerate info)
cara singkatnya, pertama tekan dahulu F11 untuk menghidupkan Fraps, kemudian tekan F9/F10 sesuai kebutuhan.
untuk mendownload bisa di situsnya langsung :
http://www.fraps.com/download.php
info lebih lanjut :
http://www.fraps.com
Hmmppp… sebenarnya ini lagi iseng-isengan, nyari-nyari kesibukan saja. Daripada diem gak jelas mendingan oprek-oprek PC. Sang netbook saat ini ditulis sedang dipakai oleh sang calon untuk menemani dia bersidang. Hehehe..
Iseng-iseng kali ini, pengen saja mempublikasikan WEI komputer saya. Awalnya saya menutup diri untuk menggunakan vista. Tapi, kalau saya menutup diri, kapan saya bisanya?? dahulu pernah trauma yang besar-besaran pas make vista. Soalnya obsesi dulu pake vista hanya untuk maen gim. Tapi sekarang tidak,, saya pakai vista karena saya ingin menguasai OS yang super ribet dan bawel itu..dalam segala hal.
Iseng-iseng nih, di vista ada fitur Windows Experience Index atau tadi telah disebut WEI. Apa itu WEI?? WEI itu bisa dikatakan sebagai program bawaan windows untuk mem-benchmark atau mengukur kemampuan komputer kita. FYI, spesifikasi komputer saya :
- Procie : AMD Athlon X2 4400
- Mobo : ECS AMD690GM-M2
- RAM : Visipro 2×1Gb PC5300 (2Gb) not twin!
- HDD : Seagate 160Gb SATA-II
- VGA : PowerColor ATI HD 2600XT DDR3 512Mb
- Casing : SIM-V
- PSU : FSP SAGA II 400W
Sudah kolot memang spesifikasi seperti itu, mengingat saat ini ditulis ternyata spesifikasi tersebut masuk ke kelas bawah dari tiga tingkatan kelas dalam spesifikasi komputer
. Biarlah, yang penting masih jalan
..
Dengan spesifikasi seperti itu, awalnya WEI saya hanya 5.0, namun setelah dilakukan update segala driver, akhirnya WEI-nya naik menjadi 5.2 dari 5.9. Lumayan.. dengan spesifikasi seperti itu, saya masih bisa memainkan game skelas GRID dan Assasins Creed dengan kualitas maksimun di resolusi 1024×786
.
Udahan dulu ah isengnya..:D
Hohoho… jump lagi. Masih tentang windows 7. Setelah kurang lebih satu bulan menggunakan windows 7 ultimate RTM build 7600 versi trial, ternyata masa trial habis dan win7-nya sendiri mulai banyak bermasalah.
Masalah-masalah tersebut diantaranya :
- Koneksi wifi sering putus nyambung.
- Hal-hal yang berkaitan tentang jaringan sering bermasalah
- Secara periodik komputer harus direstart untuk membuat win berjalan normal kembali
- dan masih banyak yang lainnya
Setelah mencari informasi di internet, ternyata windows 7 bisa diperpanjang sampai 120 hari. Lumayan juga. lantas caranya bagaimana? berikut caranya :
- Saat windows sudah mencapai 30 hari penggunaan, anda pasti diminta untuk melakukan aktivasi. Saat inilah trik memperpanjang masa pakai win7 trial
- masuk command prompt a.k.a CMD. Caranya tekan “windows”+”r”
- setelah masuk, ketikan “slmgr -rearm” (tanpa tanda petik)
- tekan enter, komputer akan merestart dan lihatlah lagi di mycomputer properties..
Sebenarnya masa trial win7 itu tetap 30 hari, karena trik ini bisa di lakukan sebanyak 3 kali jadi jika ditotal-total itu 120 hari masa trial nya..:D darimana? 30 hari pertama setelah install, kan habis tu, jalankan trik ini…nambah lagi 30 hari, abis lagi jalankan lagi trik ini untuk keduakalinya, abis lagi, dan jalankan trik ini lagi untuk yang terakhir kalinya.
jadi?
Pada kesempatan ini, saya akan membahas salah satu fitur unik yang terdapat di windows 7. Di setiap versi windows, secara default tombol “Prt Scr”/”Print Screen”/”Sys Rq” pada keyboard saat ditekan maka akan men-capture (merekam) tampilan yang tampil dalam layar monitor. Namun, ada keunikan atau mungkin suatu kejanggalan bila kita menekan kombinasi suatu tombol.
Cobalah menekan tombol Alt+TAB+“Prt Scr”/”Print Screen”/”Sys Rq” di windows Vista atau Windows 7 apa yang akan terjadi? Saat saya membuat tulisan ini, hasil dari menekan kombinasi tombol tersebut yang kemudian mem-paste-kan/menempelkan ke paint yang kemudian di save adalah gambar switcher windows yang seolah sudah di crop dengan rapih seperti pada gambar berikut :
Percaya atau tidak silahkan coba. ^^
Jumpa lagi
. Kali ini saya akan menjawab pertanyaan yang sering muncul dalam review netbook yang sebelumnya saya buat. Dalam review tersebut, rata-rata pengunjung yang suka bermain game bola hususon seri Pro Evolution Soccer a.k.a PES bertanya “mas, kalo game bola yang bisa dimaenin di netbook ini apa ya?”.
Jawabannya adalah banyak !. hohoo… cuma bagi penggemar PES, lebih baek anda memainkan gim PES6 saja. System Requirement nya masih cukup untuk menjalankan gim ini dengan setting VGA kualitas medium di resolusi 800×600 walaupun kadang-kadang turun framerate alias nge-lag. Jadi jangan harap banyak deh untuk memainkan seri kelanjutannya. Kecuali Netbook anda sudah mepunyai VGA bukan dari Intel (saat tulisan ini dibuat, NVidia sudah menanamkan VGA GeForce 9400m untuk beberapa seri netbook, lantas ATi kapan ya?
).
Tapi, seri PES 6 ini masih banyak penggemarnya. Jadi, netbook ini masih bisa jadi teman nangkring n nongkrong bareng teman-teman di kampus. Asal bawa gamepad yang banyak aja biar bisa maen jamaahan
). Hus..jangan ditiru tuh
.
Ok, nih SS(screenshoot)-nya biar tak penasaran ^^.
Well, seiring berkembanganya zaman, maka berkembang lah pula software dan sistem operasi tak terkecuali windows. Cukup heran memang mengapa umur windows vista sebegitu cepatnya sampai windows siap meluncurkan windows terbarunya ke pasaran yang bernama Windows7 dan memiliki codename Blackcomb and Vienna (dari wikipedia). Namun, pada kali ini saya tidak akan membahas itu, yang dibahas di sini adalah keberlangsungan hidup Windows7 di netbook saya.
Saya begitu tertarik untuk mencoba windows yang satu ini karena lisensinya masih gratis untuk beberapa bulan kedepan. Dalam review ini, saya menggunakan windows7 RTM build 7600
. Awalnya memang saya tak tertarik untuk mencoba karena dulu pernah melihat win7 versi awal yang masih banyak bugs nya, tapi yang sekarang ternyata sudah mantap lah untuk dipake
.
Baik, ke permasalahan inti. Sebelumnya saya telah mereview netbook yang saya miliki dan dengan segala spesifikasi plus performanya di : http://yudi.myhaley.com/blog/2009/05/review-kupas-tuntas-vanbook-a1n-70t-updated . Sekarang, bagaimana performa windows7 di netbook?
Performa windows7 di netbook saya ternyata bagus walau kaget dengan spek minimalnya (modal nekat
). Dia dapat berjalan dengan lancar walaupun spek netbook bisa dibilang pas-pasan untuk menjalankan windows7. Berikut adalah SS (ScreenShoot) dari win7 yang ada di netbok saya :
Kerennya, dengan jumlah program yang sebanyak anda lihat di SS tadi netbook saya masih dapat berjalan dengan normal tanpa ada peringatan “windows virtual memory minimum too low”. Semua fitur desktop yang ditawarkan windows7 bisa dijalankan dengan lancar di netbook saya. Mulai dari aero shake, aero peek, dan aero plif dapat berjalan dengan mulus tanpa hambatan walau VGA netbook saya pas pasan
.
Informasi saja, berikut adalah SS dari WEI (Windows Experience Index) dari netbook saya :
Heran kan? Ternyata dengan WEI seperti itu windows7 running well dengan segala desktop performancenya
.
Sebagai informasi, berikut adalah SS Windows Task Manager saat tulisan ini dibuat :
Memang sih untuk driver, ada beberapa kendala seperti di audio drivernya. Namun tak masalah, tinggal donlot
. Berikut link donlot terbaru (saat tulisan ini dibuat )dari driver dan software yang sering saya gunakan dan agak bermasalah dengan win7:
- Driver realtek HD audio win7 fix : http://drivers.softpedia.com/get/SOUND-CARD/REALTEK/Realtek-HD-Audio-Driver-233-for-Vista-Win7.shtml
- Drifer AMD Ati win7 fix : http://drivers.softpedia.com/get/GRAPHICS-BOARD/ATI/ATI-Catalyst-Suite-97-for-Vista-Win7-x86.shtml
- Daemon Tools win7 fix : http://www.softpedia.com/get/CD-DVD-Tools/Virtual-CD-DVD-Rom/DAEMON-Tools.shtml
Secara pribadi, saya berani memprediksi dan menyimpulkan :
- Windows 7 bisa menggantikan windows vista bahkan XP, untuk mengatasi kompatibilitas program microsoft menyediakan fitur “XP mode” di Windows7.
- Windows 7 akan bisa mengobati rasa kecewa pemakai Windows Vista.
- Windows 7 easy to use.
So, apa salahnya dicicipi mumpung masi gretongan. Saat menulis tulisan ini juga, saya menggunakan versi trialnya kok
.
Sumber-sumber referensi lain :
- Tentang win7 indonesia: http://id.wikipedia.org/wiki/Windows_7
- review win7 english : http://www.computerworld.com/s/article/9125179/Review_Windows_7_Beta_1_shows_off_new_taskbar_more_UI_goodies
Memang bisa dikatakan telat saya tahu bahwa samantha secara pabrikan sudah memiliki fitur 3G only. Tapi sebelum berangkat lebih jauh, 3G only itu sebenarnya apa? 3G only memang banyak dibicarakan oleh semua orang yang biasa berlangganan broadband internet seperti im2, telkomflash, dll. 3G only itu adalah sebuah fitur untuk mengunci sinyal 3G yang masuk ke handpone/modem. Kok bisa? maksud dikunci disini ialah jika ada banyak sinyal yang diterima, maka sinyal 3G terlebih dahulu yang diprioritaskan sampai sinyal 3G tersebut benar-benar tidak terdeteksi.
Catatan : walaupun sinyal 3G sudah dikunci, jika kondisi sinyal 3G di daerah anda naik turun tidak stabil, maka koneksi tidak akan semulus bayangan anda bahwa jika 3G sudah terdeteksi maka koneksi cepat.
Penemuan ini berawal dari penasaran saya terhadap kemampuan 3G only yang dimiliki HP SE seri W punya teman saya. Saat itu koneksi sedang kacau-kacaunya. Hampir setiap 10 menit sekali saya memutuskan koneksi internet hanya untuk mencari sinyal 3G di samantha baca(saya menggunakan modem hp untuk koneksi im2
) dan saat itu saya sedang download lagu dengan speed 6Kbps saja (tanpa bantuan IDM dan semacamnya). Kemudian saya utak-atik segala fitur settingan mobile network yang ada di samantha. Dan gara-gara rasa penasaran inilah saya berhasil mendapatkan download speed stabil 14Kbps (rata-rata).
Di buku petunjuk, saya belum menemukan petunjuknya (memang keburu ill feel dengan manual book-nya yang begitu tipis dan tidak sebanding dengan banyak fitur yang dimiliki samantha). Oleh karena itu, berikut adalah cara-cara menggunakan fitur 3G only ala samantha yang murni tanpa moding software / patch.
1. di menu, pilih icon “kunci inggris” untuk masuk setting.
2. setelah masuk, geser ke kiri dengan menggunakan joystik untuk masuk ke settingan “Connectivity”
3. kemudian pilih “mobile network”
4. lakukan pencarian sinyal 3G terlebih dahulu untuk memastikan anda mendapat sinyal 3G dengan menggunakan “select network”
5. setelah terdeteksi, pilihlah jaringan 3G operator anda (icon-nya kotak putih dengan ada gambar sinyal warna biru).
6. masuk lagi ke settingan “mobile network”, kemudian pilih “preffered network”
7. kemudian di daftar sinyalnya, pilih “more”–>GSM/3G network
8. barulah pilih 3G Only
9. secara default, sinyal tersebut (misal yang saya “IND INDOSAT”) iconnya berubah menjadi icon 3G dan prioritasnya jadi yang pertama.
demikian, semoga membantu… dan siapa tahu di hp SE anda memiliki fitur tersebut ^_^
CMIIW
Yup…tidak terasa ternyata 4 bulan vakum sekali dari tulis menulis. Tapi syukurlah sekarang aku mendapat inspirasi lagi apa yang harus saya tulis. Berawal dari keinginan saya untuk memiliki computer portable yang sering kita sebut laptop karena kebutuhan saya akan computer jinjing ini begitu besar berkaitan dengan semester akhir kuliah yang sedang saya tapaki
sekarang.
Saya mulai mencari referensi-referensi tentang laptop yang sesuai dengan kebutuhan saya. Saya bingung karena koputer yang sesuai dengan
kebutuhan saya harganya ternyata lebih dari 7jt. Sementara budget yang saya miliki hanya sekitar setengahnya. Akhirnya pola fikir saya langsung berubah, pola fikir saya adalah : “kebutuhan saya selama diluar tempat tinggal hanya mengetik, internet, dan sedikit desain 2D…” dan : “sekuat-kuatnya laptop tidak akan sehandal desktop-pc”. Akhirnya saya langsung banting setir dalam hal mencari referensi , dan akhirnya pilihan saya jatuh kepada laptop jenis netbook karena sesuai dengan kebutuhan saya.
Setelah mencari-cari refensi dan review-review di dunia maya dan media masa, akhirnya jatuhlah pilihanku kepada vanbook a1n-70t. memang sebelumnya terdapat beberapa nominasi, tapi setelah dikuatkan teman bahwa layanan purna jual advan katanya bagus, jadilah keputusanku sudah bulat untuk kesana dan ditambah pula kondisi keuangan yang sedangtidak bersahabat karena harganya hanya Rp.3.999.000,- sajah. “lumayan..aya sarebu kanggo parkir” kata sang penjual yang bernama asep waktu di pameran.
Yup langsung ke review…
Pertama : urusan bonus, saat saya membelinya di pameran akbar NIX di landmark building yang berlokasi jalan braga-bandung jum’at(1 mei 2009), saya mendapatkan bonus berupa mouse, keyboard protector, kaos va
nbook dan tas netbook. Lumayan lah dibandingkan bonus yang diberikan oleh netbook sekelasnya.
Kedua : urusan pernak-pernik perlengkapan netbook. Dimulai dari kardus, ukurannya seukuran dengan kardus motherboard kelas mid. Kualitasnya mirip kardus motherboard ecs yang saya punya. Saat dibuka, isinya adalah : netbook yang dibungkus oleh plastik dimana LCD-nya juga dibungkus pelastik lagi yang kemudian netbooknya diganjal oleh
dua buah pengganjal di sisi kanan dan kiri, kemudian charger yang berukuran lebih kecil daripada laptop pada umumnya, dan bingkisan yang berisi cd-driver
Ketiga : kondisi fisik. Hmm… pertama warna..saat mau beli, saya diberi 3 pilihan warna yaitu : hitam dop, putih semi dop-mengkilap, dan pink-mengkilap. Sebenarnya yang paling bagus kondisi cat diantara ketiganya yaitu warna pink karena merupakan desain
paling anyar, namun karena saya adalah pria maka warna pink bukan merupakan warna yang cocok bagi saya sehingga saya memilih warna putih karena warnanya netral dan tidak dop (cepat kusam). Kedua ukuran layar, ukuran layar vanbook ini tergolong besar diantara netbook pesaingnya. Ukurannya 10,2 inch, lumayan untuk browsing dan mengetik cukup nyaman. Selanjutnya keyboard, lagi-lagi keyboard yang dimiliki vanbook bias dibilang paling nyaman digunakan dibandingkan netbook
pesaingnya yang berukuran lebih kecil, sehingga vanbook ini memiliki nilai tambah yang cukup signifikan karena keyboard yang diberikan cukup besar seperti yang diberitakan oleh infokomputer. Selanjutnya touchpad, sebagai imbas dari keyboard yang cukup besar maka touchpad yang dimiliki vanbook sedikit lebih kecil daripada pesaingnya, tapi tak mengapa karena bonus mouse yang diberikan bias menggantikan fungsi touchpadnya. Selanjutnya port yang tersedia, port yang tersedia yaitu : 3 buah
usb, satu VGA-out (untuk keperluan persentasi), satu LAN-port, port multimedia (1 mic, 1speaker). Selanjutnya kelengkapan multimedia, terdapat webcam 1,3MP yang cukup bagus untuk video conference, mic yang terdapat di dekat pojok kanan keyboard, dan
speaker stereo standar yang kualitasnya pas-pasan (lebih bagus speaker SE k810i-ku ^_^).
Keempat : spesifikasi teknis atau spesifikasi hardware punya vanbook. Berikut adalah spesifikasi teknis vanbook a1n-70t :
|
Prosesor |
Intel Atom N270 (1,6GHz, 512KB cache, FSB 533MHz) (2CPUs) |
|
RAM |
1GB, DDR2 667MHz |
|
Chipset |
Intel 945GME |
|
Kartu grafis |
GMA 945 |
|
Kartu suara |
Realtek ALC662 |
|
Harddisk |
160GB SATA |
|
Optical drive |
Tidak ada |
|
Fasilitas |
WiFi, LAN, card reader (4-in-1), USB (3 buah), Webcam 1,3MP, VGA-out. |
|
Layar |
10,2 inci, resolusi 1024×600 pixel |
|
Batere |
4400mAh |
|
Dimensi |
25,8×18,9×2,8 cm |
|
Bobot |
1,27kg |
berikut juga disertakan hasil pengamatan dari cpuz untuk melihat spesifikasi teknis daleman cpu a.k.a processor yang dibenamkan ke vanbook :

Kelima : Performa, yup sesi yang saya sangat tunggu dan cari dari review-review yang belum saya dapatkan. Pertama, performa keseluruhan, untuk mengukur keseluruhan performa vanbook, saya menggunakan high performance mode dan menggunakan software CrystalMark 2004R3.. alhasil, vanbook ini dapet skor 28009 dengan sedikit rincianseperti gambar berikut :

Kemudian benchmarking grafis,saya menggunakan 3Dmark 2001 SE, mengapa tidak menggunakan 3DMark06? Karena saya sadar diri, VGA sekelas ati x1200 onboard saja kewalahan apalagi ini hanya intel GMA 950. Hasil 3DMark 2001 menunjukan hasil seperti gambar berikut :

Dari gambar tersebut, sudah jelas bahwa vga dari netbook ini harus dimaklumi performanya. Dibawa main motoGp 2 saja hanya mampu di 640×480 dengan high quality walau masih sedikit patah-patah.
Yap..kesimpulan sementara (2 Mei 2009) ini adalah (belum bias bicara banyak karena baru berumur 1 hari… ^_^):
Keunggulan :<!–[if !supportLists]–>
- <!–[endif]–>Desain unik
- <!–[if !supportLists]–> <!–[endif]–>Keyboard cukup nyaman dipakai
- <!–[if !supportLists]–>- <!–[endif]–>Layar LCD 10,2’…
- <!–[if !supportLists]–>- <!–[endif]–>HDD 160 GB cukup untuk kebutuhan multimedia
Kekurangan :
- <!–[if !supportLists]–>Untuk vanbook a1n-70t warna hitam, warnanya Nampak bakal lebih cepat kusam
- <!–[if !supportLists]–> <!–[endif]–>Tidak terdapat included modem dan bluetooth
(update tanggal 5 mei 2009)
heuehueheueh…maaf sebelumnya..sebenarnya postingan ini saya posting hari sabtu..ternyata saya salah menyimpan postingan..harusnya saya memposting di post,tapi saya malah ngeposting di pages..hahaha..maap maap..
ok..sesuai janji, saya update review ini
hari sabtu malam, saya menginstall corel x4, seperti biasanya dalam menggunakan komputer pc, selain mendesain saya juga sambil browsing mencari referensi-referensi gambar. Program yang aktif di taskbar saya yaitu firefox, corel x4, yahoo messenger dan skype. Sejauh saya mendesain (kurang lebih 5-6 jam), vanbook berjalan mulus tanpa hambatan. Dan yang membuat saya salut dengan vanbook, yaitu kinerjanya sama sekali tidak menurun.. J. Untuk masalah resolusi yang kurang tinggi, mungkin itu diserahkan kepada pembaca. Namun menurut saya, resolusi seperti yang dimiliki vanbook masih mendingan daripada dulu saya biasa di resolusi 800×600. J
Setelah melewati beberapa hari menggunakan vanbook, kebutuhan saya selama diluar memang benar-benar terpenuhi. Kekhawatiran saya akan wireless juga sudah terjawab. Setelah sebelumnya kata teman yang sudah punya bahwa wireless yang dimiliki vanbook hanya tipe b sementara wireless yang ada di kampus adalah tipe g dan kata dia susah konek. Memang setelah saya lihat di driver detail-nya device manager di windows, yang terdeteksi memang hanya tipe b-preamble. Tetapi setelah saya install aplikasi bawaan vanbook yaitu atheros cient utility, ternyata wirelessnya itu terdeteksi tipe g J. Syukurlah…
Masalah batre, saya sudah membuktikan sendiri bahwa daya tahan batre vanbook yang katanya 6 cell mampu sampai 3 jam. Bagaimana caranya?? Pertama cash terlebih dahulu vanbook sampai penuh (sampai lampu indikator yang menunjukan pengisian batre berubah menjadi biru), kemudian gunakan control center. Setting semuanya ke low…alhasil di indikator batere laptop adalah 3:04 hours (99%), dengan catatan itu kondisi saat pertama di standby dengan ms.office word sedang aktif J.
Yup…sampai sini dulu update-annya. Tunggu lagi update-annya. Next update is : vanbook with 3dsmax J
Update tanggal 30 Mei 2009 HSDPA Slot Ready
maaf sebelumnya, update vanbook dengan 3ds maxnya di tunda dulu… karena akhir-akhir ini banyak sekali yang menanyakan tentang hsdpa slot ready punya vanbook, maka update kali ini tentang hal tersebut. Untuk menjawab pertanyaan itu, saya terlebih dahulu menanyakan hal ini kepada pihak advan digital untuk menguatkannya. Adapun pertanyaan saya adalah sebagai berikut (dikutip dari e-mail asli yang saya kirimkan) :
“mau tanya…vanbook itu kan HSDPA slot ready, pertanyaannya :
1. yang dimaksud HSDPA slot ready tu apa?
2. apa kita tinggal memasukkan kartu sim 3G ke dalam vanbook (seperti
im2,telkom flash)?
3. kalau menggunakan slot tambahan, berapa harganya kira-kira? soalnya saya
bener2 tidak mengerti dan butuh kepastian secepatnya mengenai hal ini…
karena saya selama ini menggunakan HP sebagai modemnya…“
dan pihak advan menjawab :
“Pak Yudi,
Terima kasih atas kepercayaan bapak terhadap produk Advan
Sebalumnya kami minta maaf atas gangguan koneksi internet yang terjadi di
server kami, sehingga kami kesulitan untuk akses internet dan email
Kami akan coba menjawab pertanyaan yang diajukan :
1. Untuk fitur HSDPA Slot ready adalah tempat / slot yang sudah disediakan
oleh vendor notebook dalam rangka persiapan 3.5G.
Jadi, nantinya bapak hanya perlu install modem internal model 3.5G dan sudah
bisa ber-internetan di mana2. Namun karena beberapa factor, produk modem
tersebut sampai saat ini belum tersedia di pasaran di Indonesia
2. Untuk kondisi sekarang, bapak bisa menggunakan modem eksternal (model
usb) yang sudah banyak beredar di pasaran, seperti telkom flash, m2, dll
3. Seperti yang sudah dijelaskan pada point 1, sampai saat ini kami belum
mendapat kabar kapan modem tersebut akan beredar di Indonesia. Bila sudah
ada perkembangan berita dan produknya, akan kami informasikan secepatnya ke
pak Yudi
Demikian informasi dari kami, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih
Salam,
Tjandra “
dari balasan e-mail tersebut, jelaslah sudah bahwa HSDPA slot ready milik vanbook itu hanya slot kosong yang siap diisi modem HSDPA internal tambahan. dan sementara modem internal tersebut masih jarang ada di indonesia.
solusi, pakai modem HP saja, kalau tidak, pakai modem eksternal USB juga bisa ^_^.
UPDATE SABTU TANGGAL 13 JUNI 2009
hmm..parahhh….ternyata vanbook turun harga edan2an…saya baru melihat daftar produknya di
harganya juga yang tadinya Rp.3.999.000 jadi Rp.3.229.000… cukup ngiler kan? tak percaya? buka saja link yang saya cantumkan tadi…
so..bagi para pemburu vanbook ini, silahkan ikuti link tersebut… ^_^













