Memperpanjang umur trial windows 7
Hohoho... jump lagi. Masih tentang windows 7. Setelah kurang lebih satu bulan menggunakan windows 7 ultimate RTM build 7600 versi trial, ternyata masa trial habis dan win7-nya sendiri mulai banyak bermasalah.
Masalah-masalah tersebut diantaranya :
- Koneksi wifi sering putus nyambung.
- Hal-hal yang berkaitan tentang jaringan sering bermasalah
- Secara periodik komputer harus direstart untuk membuat win berjalan normal kembali
- dan masih banyak yang lainnya
Setelah mencari informasi di internet, ternyata windows 7 bisa diperpanjang sampai 120 hari. Lumayan juga. lantas caranya bagaimana? berikut caranya :
- Saat windows sudah mencapai 30 hari penggunaan, anda pasti diminta untuk melakukan aktivasi. Saat inilah trik memperpanjang masa pakai win7 trial
- masuk command prompt a.k.a CMD. Caranya tekan "windows"+"r"
- setelah masuk, ketikan "slmgr -rearm" (tanpa tanda petik)
- tekan enter, komputer akan merestart dan lihatlah lagi di mycomputer properties..
Sebenarnya masa trial win7 itu tetap 30 hari, karena trik ini bisa di lakukan sebanyak 3 kali jadi jika ditotal-total itu 120 hari masa trial nya..:D darimana? 30 hari pertama setelah install, kan habis tu, jalankan trik ini...nambah lagi 30 hari, abis lagi jalankan lagi trik ini untuk keduakalinya, abis lagi, dan jalankan trik ini lagi untuk yang terakhir kalinya.
jadi?
Fitur unik PrintScreen di Windows 7 dan Vista
Pada kesempatan ini, saya akan membahas salah satu fitur unik yang terdapat di windows 7. Di setiap versi windows, secara default tombol “Prt Scr”/”Print Screen”/”Sys Rq” pada keyboard saat ditekan maka akan men-capture (merekam) tampilan yang tampil dalam layar monitor. Namun, ada keunikan atau mungkin suatu kejanggalan bila kita menekan kombinasi suatu tombol.
Cobalah menekan tombol Alt+TAB+“Prt Scr”/”Print Screen”/”Sys Rq” di windows Vista atau Windows 7 apa yang akan terjadi? Saat saya membuat tulisan ini, hasil dari menekan kombinasi tombol tersebut yang kemudian mem-paste-kan/menempelkan ke paint yang kemudian di save adalah gambar switcher windows yang seolah sudah di crop dengan rapih seperti pada gambar berikut :
Percaya atau tidak silahkan coba. ^^
Tutorial Koneksi Proyektor/InFokus/Dual Monitor di Windows 7
Yap, jumpa lagi. Kali ini masih seputar windows 7 lagi. Setelah bercengkrama cukup lama dan mejumpai banyak fitur di win7 yang belum terungkap, apa salahnya saya berbagi lagi dengan semuanya.
Saat memakai windows 7, saya awalnya merasa cukup kesulitan untuk mencari fitur untuk menampilkan tampilan ke layar/infokus/ sekedar dual monitor. VGA netbook saya berchipset INTEL, biasanya untuk menampilkan tampilan ke infokus/monitor hanya mengklik-kanan di desktop kemudian pilih graphics option kemudian pilih dual display clone. Namun di win7 hal tersebut tidaklah ada walau saya menginstalkan software dan driver bawaan dari netbook saya.
Dan setelah berkubang di help and suport center, akhirnya saya menemukan cara bagaimana melakukan hal tersebut. Ternyata win7 membuat keseragaman cara untuk berbagai macam VGA dalam hal koneksi ke monitor/proyektor/infokus. Hal tersebut merupakan sebuah fitur baru yang belum ada dari Windows versi sebelumnya. Tentunya fitur itu dibuat untuk memudahkan user mengkoneksikan tampilannya keluar karena beda vga beda cara koneksinya.
Lantas, bagaimana caranya? Caranya cukup mudah, setelah konektor dipasangkan ke vga-out anda tinggal menekan kombinasi tombol “windows”+”p”. Namun, sebelum saya menekan kombinasi tombol itu, ternyata saat konektor monitor saya baru terpasang ke vga-out netbook saya langsung muncul duplikat tampilan desktop netbook di layar monitor J. Cukup unik dan menghibur memang fitur baru ini.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai fitur ini. Setelah kita menekan kombinasi tombol “windows”+”p” akan muncul 4 pilihan yaitu :
- Computer Only : untuk menampilkan tampilan hanya pada layar komputer
- Duplicate : menduplikasikan tampilan layar dengan infokus/monitor tambahan
- Extend : membuat layar infokus/monitor tambahan sebagai perpanjangan layar utama ke sebelah kanan.
- Projector Only : tampilan akan muncul hanya di layar tambahan
So? Jangan anggap susah lagi mengkoneksikan tampilan laptop/netbook/komputer dengan layar lain. ^^
Turorial : Un-hide “Hidden System File atribut” Massal
Hi all, sebenarnya ini saya membuat tutorial karena ada request dari tetangga sebelah kosan tentang bagaimana menampilkan kembali isi flashdisk yang dimana file-file tersebut ter-hide oleh virus. Sehingga saat melihat kapasitas flashdisk masih ada, ternyata pas dilihat isi flashdisknya kosong. File-file tersebut bisa dilihat asalkan di folder option kita meng-uncheck "hidden system file".
Mencoba di hilangkan attribut-nya tetep wee gak bisa. So bagai mana?
tutorialnya bisa anda download di :
semoga bermanfaat ^^
Pengalaman Pribadi : Sholat
Setiap muslimin dan muslimah adalah merupakan suatu kewajiban untuk menjalankan shalat lima waktu dalam satu hari. Shalat itu selain merupakan kewajiban, seharusnya harus sudah dirubah menjadi suatu kebutuhan primer dalam hidup kita sebagai muslimin. Dan anehnya, tetap saja banyak yang menjadikan sholat merupakan suatu kewajiban sehingga mereka merasa terbebani untuk menjalankan ibadah yang satu ini.
Namun, dalam mengerjakan ibadah yang satu ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Guru ngaji saya waktu kecil bilang :
- "lebih baik tidak menutup mata ketika kamu sholat"
- "sedikit dikeraskan bacaannya sampai kamu bisa denger sendiri bacaannya, dan ikuti dengan mulut (tidak membaca bacaan di dalam hati)"
dan, bodohnya saya perkataan guru ngaji saya itu saya biarkan melintas begitu saja di kepala. Mungkin guru ngaji saya berkata seperti itu karena dia telah membaca hadist-nya atau dihimbau juga oleh gurunya atau apalah sehingga dia begitu kekeuh dan seriusnya mengatakan hal tersebut dikala itu.
Ya akhirnya saya pun sedikit terpaksa melakukannya waktu itu, hingga sampai sekarang berimbas saya akan melakukan 2 hal tersebut dalam shalat saya hanya jika saya ingat dan mau saja. Karena awalnya (pada saat diberi himbauan tersebut) saya berfikir "susah kali baca hafalan bacaan shalat dan surat pendeknya gak sambil terpejam matanya.." (saat diberi tahu itu saya masih kelas 3/4 SD...saya lupa dan masih berfikir primitif bahwa bacaan shalat itu adalah hanya hafalan belaka sampai kelas 4/5 SD saya disuruh menghafalkan dan mencamkan arti dari bacaan shalat tersebut). Dan bodohnya juga saya sering suudzan kalo disebelah saya (ketika shalat berjamaah di masjid) ada ma'mum yang komat kamit sambil sedikit mengeraskan bacaan shalat sampai saya bisa mendengarnya dengan jelas. Dalam fikiran saya "huh, ni orang bikin gak husyu aja..". Astagfirullah..maafkan dosa hamba ya Allah..
Namun di suatu pagi, akhirnya saya secara sadar/tidak sadar oleh Allah saya diingatkan dengan keras. Saya ada dalam suatu permasalahan duniawi. Ketika shalat, saya memejamkan mata (sambil melafalkan bacaan shalat dalam hati) dan berusaha melupakan urusan duniawi ketika shalat. Namun apa yang terjadi ketika itu? secara tidak sadar, saya telah berdiri cukup lama dalam rokaat pertama saya. Secara tidak sadar saya tidak membaca iftitah setelah takbiratul ihram. Yang ada dalam fikiran saya hanya permasalahan diri saja ketika saya shalat. Bukannya saat shalat itu kita harus bener-bener ngingat Allah dan secara khusyu menjalankan ibadah tersebut? khusyu sendiri kan kurang lebih fokus pada ibadah tersebut tanpa membawa segala urusan duniawi. Akhirnya saya batalkan shalat saya, dan mengulangi dari awal lagi. Malu saya, masa 5 menit untuk benar-benar mengingat Alloh saja tidak bisa?dan dalam prakteknya, malah shalat itu kadang cuma 2 menit saja.
Kemudian shalat itu saya ulangi (dengan mata terpejam dan bacaan dalam hati tanpa sedikit mengeraskan). Namun, tetap hal tersebut terjadi lagi. Saya tak bisa konsentrasi padahal dalam kehidupan sehari-hari kadang saya harus memejamkan mata agar bisa konsentrasi. Saya susah berkonsentrasi dalam mengerjakan shalat saya. Dan akhirnya tiba-tiba terlintas kembali perkataan guru ngaji saya waktu kecil itu.
Shalat kembali saya ulangi karena hal tadi merusak konsentrasi. Dan dengan melakukan dua hal tadi saya mencoba sholat lagi. Dan alhamdulillah, saya bisa merasakan betapa nikmatnya shalat itu. Dan baru merasakan betapa singkatnya peraduan saya pada Allah SWT itu. Entah kembali mengapa guru ngaji saya menganjurkan dua hal tadi. Mungkin guru ngaji saya berkata seperti itu karena dia telah membaca hadist-nya atau dihimbau juga oleh gurunya atau apalah sehingga dia begitu kekeuh dan seriusnya mengatakan hal tersebut dikala itu.
Tapi, setidaknya dua cara tadi cukup ampuh bagi saya untuk bisa berkonsentrasi dalam mengerjakan ibadah saya, dalam memenuhi kebutuhan saya. Entah shalat saya waktu itu dan selama ini sudah terkategori khusyu atau sah atau tidak. Setidaknya saya sedang mencoba dan terus belajar untuk menjadikan shalat lima waktu ini sebagai kebutuhan saya untuk hidup setelah mati kelak.
Hidup kita cuma 24 jam sehari, masa tidak mampu menyisihkan 25 menit saja dari waktu hidup sehari kita untuk benar-benar fokus berserah diri pada Allah?

