Review : Sony Ericsson k810i (samantha) – Tutorial 3G only di k810i tanpa patch
Memang bisa dikatakan telat saya tahu bahwa samantha secara pabrikan sudah memiliki fitur 3G only. Tapi sebelum berangkat lebih jauh, 3G only itu sebenarnya apa? 3G only memang banyak dibicarakan oleh semua orang yang biasa berlangganan broadband internet seperti im2, telkomflash, dll. 3G only itu adalah sebuah fitur untuk mengunci sinyal 3G yang masuk ke handpone/modem. Kok bisa? maksud dikunci disini ialah jika ada banyak sinyal yang diterima, maka sinyal 3G terlebih dahulu yang diprioritaskan sampai sinyal 3G tersebut benar-benar tidak terdeteksi.
Catatan : walaupun sinyal 3G sudah dikunci, jika kondisi sinyal 3G di daerah anda naik turun tidak stabil, maka koneksi tidak akan semulus bayangan anda bahwa jika 3G sudah terdeteksi maka koneksi cepat.
Penemuan ini berawal dari penasaran saya terhadap kemampuan 3G only yang dimiliki HP SE seri W punya teman saya. Saat itu koneksi sedang kacau-kacaunya. Hampir setiap 10 menit sekali saya memutuskan koneksi internet hanya untuk mencari sinyal 3G di samantha baca(saya menggunakan modem hp untuk koneksi im2
) dan saat itu saya sedang download lagu dengan speed 6Kbps saja (tanpa bantuan IDM dan semacamnya). Kemudian saya utak-atik segala fitur settingan mobile network yang ada di samantha. Dan gara-gara rasa penasaran inilah saya berhasil mendapatkan download speed stabil 14Kbps (rata-rata).
Di buku petunjuk, saya belum menemukan petunjuknya (memang keburu ill feel dengan manual book-nya yang begitu tipis dan tidak sebanding dengan banyak fitur yang dimiliki samantha). Oleh karena itu, berikut adalah cara-cara menggunakan fitur 3G only ala samantha yang murni tanpa moding software / patch.
1. di menu, pilih icon "kunci inggris" untuk masuk setting.
2. setelah masuk, geser ke kiri dengan menggunakan joystik untuk masuk ke settingan "Connectivity"
3. kemudian pilih "mobile network"
4. lakukan pencarian sinyal 3G terlebih dahulu untuk memastikan anda mendapat sinyal 3G dengan menggunakan "select network"
5. setelah terdeteksi, pilihlah jaringan 3G operator anda (icon-nya kotak putih dengan ada gambar sinyal warna biru).
6. masuk lagi ke settingan "mobile network", kemudian pilih "preffered network"
7. kemudian di daftar sinyalnya, pilih "more"-->GSM/3G network
8. barulah pilih 3G Only
9. secara default, sinyal tersebut (misal yang saya "IND INDOSAT") iconnya berubah menjadi icon 3G dan prioritasnya jadi yang pertama.
demikian, semoga membantu... dan siapa tahu di hp SE anda memiliki fitur tersebut ^_^
CMIIW
Mengenal gejala dan penyebab komputer sering restart sendiri (UPDATED)
UPDATE 6 juli 2011
Akhir-akhir ini, sering sekali muncul pertanyaan “mengapa komputer saya sering merestart ?” dan hampir dari setiap pertanyaan itu tidak disertakan gejala dan penyebabnya. Maka dari itu, saya mencoba menerka jawaban pertanyaan itu berdasarkan pengalaman saya.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan komputer sering merestart. Berikut adalah analisa saya berdasarkan apa yang telah saya alami :
1. kalau disebabkan virus, gejalanya komputer akan merestart setelah kita membuka program-program tertentu... misal kita membuka "CMD" dari run, membuka "windows eksplorer", membuka "msconfig" dan membuka "regedit" dari run, dan lain-lain... dan gejala merestartnya pun seperti kita yang melakukan ( seperti klik start-->Turn off computer-->Restart)...
solusi :
- upgrade anti virus
- cabut hardisk, scan di komputer lain yang antivirusnya bagus
- install ulang dengan catatan lebih baik diformat drive c:-nya ..dan jangan lupa untuk mematikan system restore, menghapus folder "recycler" (di hidden) setelah melakukan install ulang dan men-scan komputer dengan menggunakan anti virus terbaru
- OPTIONAL : untuk menghindari terinfeksi virus, bisa dengan menggunakan OS lain seperti LINUX ^_^
2. kalau disebabkan hardware, ada beberapa gejala lagi :
2.1 kalau disebabkan karena hardware crash
gejalanya biasanya muncul blue screen saat kita menjalankan aplikasi (bisa games atau program biasa), biasanya disebabkan pemasangan hardware yang kurang pas atau hadware kotor oleh debu, dan yang lebih parah, biasanya karena memori anda mulai rusak
solusi : buka casing...pastikan hardware anda terpasang dengan pas, dan bersih dari debu... dan bila memori mulai rusak, cabut memori anda, pasangkan di komputer lain..kalau masih menimbulkan gejala yang sama berarti memang karena memori anda mulai rusak dan mau gak mau anda harus menggantinya dengan yang baru
2.2 kalau disebabkan karena hardware kurang kompeten
gejalanya komputer langsung restart tanpa peringatan. biasanya gejala ini terjadi setelah anda menginstallkan vga baru. catatan : vga itu biasanya membutuhkan daya minimal 65 watt dari power supply... selain itu juga biasanya diakibatkan kurangnya daya yang masuk ke komputer anda
solusi : ganti power supply dengan yang lebih banyak mensupplai listrik ke komputer anda...dan bila diakibatkan kurangnya daya (listrik dari PLN biasanya tegangannya menurun di kota besar pada jam 18:00 - 22:00) gunakan UPS, lumayan buat menstabilkan tegangan yang masuk dan menyimpan daya listrik.
3. kalau diakibatkan software crash
gejalanya mirip hardware crash, muncul blue screen..namun bila diperhatikan di bagian bawah peringatan yang muncul itu berbeda dengan yang diakibatkan hardware crash.. biasanya software yang diinstallkan itu ada yang konflik dengan hardware anda. dan biasanya yang konflik itu adalah software yang akan menggunakan hardware anda seperti : benchmarking-tools, games, graphics software, etc.
solusi : upgrade driver anda, upgrade juga OS anda karena ada OS dengan versi tertentu kurang kompatibel dengan hardware tertentu dan saat dilihat di forum-forum solusinya harus update OS
4. Disebabkan oleh overheat (new)
Biasanya komputer restart tiba-tiba tanpa ada peringatan ataupun BSOD, tetapi ada ciri utama yaitu ketika restart kemudian raba di casing komputer di sekitar daerah processor itu suhunya panas.
solusi : 1. pastikan sirkulasi udara (aliran udara masuk dan keluar) di CPU baik atau tidak terhalang
2. Pastikan settingan BIOS sudah di restore ke default, dikhawatirkan settingan BIOS telah dirubah dan menyebabkan komputer ter- overclok secara tak sengaja.
3. pastikan pasta processor sewaktu ngerakit telah dipasang dengan benar.. (sangat tidak disarankan untuk mengganti pasta sebelum memastikan kalau sumber masalah adalah overheat)
4. kalau masalah overheat ini masih berlanjut, lebih baik ganti cooler untuk processornya
kemudian ...
Belakangan ini sering ada yang nannya, "mas, kenapa kalau lagi main game restart?". Permasalahan ini ada beberapa solusi :
1. Restart tanpa notifikasi/BlueScreen/BSOD
Biasanya kalau seperti ini kemungkinan besar permasalahannya di pasokan listrik yang kurang beres. Mengapa? karena ketika main game, semua hardware bekerja maksimal yang mengakibatkan konsumsi listrik meningkat. Biasanya hal ini terjadi pada komputer dengan VGA add-on/outboard. FYI, VGA add-on apalagi yang mid-end keatas membutuhkan listrik yang tidak sedikit. Biasanya di requirement VGA nya disebutkan minimal PSU harus berapa watt. Dan catatan, PSU bawaan casing tidak akan sebagus PSU khusus yang dibeli secara terpisah.
Solusi : pastikan listrik stabil(tidak naik turun) dengan menggunakan stabilizer yang pake active motor regulator. Kalau masih restart, kemungkinan PSU nya harus tambah daya
2. Restart dengan notifikasi/BlueScreen/BSOD
Maksudnya notifikasi ini apa mas? maksudnya setelah sebelumnya restart kemudian dinyalaken lagi PC nya trus ada tulisan " ... serius error" (lupa
). Biasanya ini disebabkan oleh Software atau hardware crash. Kalau software crash biasanya ada konflik driver VGA, driver VGA yang tak uptodate atau di windowsnya sendiri ada error. Kalau Hardware crash, biasanya memori atau vga kurang pas masangnya atau berdebu.
solusi : update driver, pastiken semua hardware terpasang dengan benar, komputer bebas debu
Melihat Ilkom UPI dan Pendidikan Ilkom UPI ke tahun 2020
Melihat Ilkom UPI dan Pendidikan Ilkom UPI ke tahun 2020
Pendidikan Ilmu Komputer (PIK) dan Ilmu Komputer (Ilkom) merupakan sebuah program studi (prodi) baru di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kedua prodi ini dibuka pada tahun ajaran 2005/2006. Memang merupakan sebuah prodi yang baru di UPI ini, namun tidak mengurungkan niat bagi saya untuk memilih prodi PIK pada saat pengembalian formulir SPMB waktu itu dikarenakan minat dan ketertarikan saya untuk selalu mendalami dunia ilmu komputer yang begitu besar. Awalnya memang saya merasa salah memilih jurusan ke PIK yang harusnya ke Ilkom, namun setelah saya diam dan mengikuti perkuliahan di PIK, ternyata mengambil jurusan ke PIK adalah sebuah pilihan yang mulia karena PIK mencetak pendidik yang siap mencerdaskan kehidupan bangsa.
Seperti jurusan-jurusan baru di universitas lain, awalnya kami merasa kurang terfasilitasi dalam kegiatan perkuliahan. Waktu awal masuk, ilkom dan PIK masih menggunakan laboraturium bersama UPI yang bernama UPT Pendilkom. Namun itu tidak berlangsung lama karena hanya dalam empat bulan saja kita sudah mempunyai laboraturium sendiri walaupun baru satu lab saja. Tapi kini setelah empat tahun berjalan, PIK dan Ilkom Upi sudah memiliki lab : Basisdata, Jaringan dan Elektronika, Multimedia, dan lab umum. Prodi ini juga kini sudah memiliki gedung sendiri walaupun masih merupakan bagian dari Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FPMIPA) UPI. Merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kami karena prodi lain yang sudah lama ada di UPI belum memiliki gedung sendiri. Ditambah mendengarkan pernyataan beberapa dosen bahwa perkembangan jurusan-jurusan sejenis di luar UPI katanya tidak secepat di UPI.
Input mahasiswa PIK dan Ilkom UPI pun jangan dipandang sebelah mata. Walau tergolong baru, PIK dan Ilkom UPI meraih tempat kedua setelah prodi Akuntansi dalam jumlah peminat jurusan. Di tahun pertama PIK dan Ilkom ada, jumlah peminatnya sudah mencapai 1900 orang (berdasarkan pak dekan FPMIPA di dalam acara Media Inisiasi dan Motivasi atau MIMOSA pada tahun 2005). Kalau sekarang saya dengar bahwa grade Ilkom UPI dan PIK menanjak mengalahkan grade matematika. Entah kabar ini benar atau tidak, yang pasti makin membuat saya semakin bangga berada di jurusan yang baru saja kaprodi PIK lamanya yaitu Dr. Wawan Setiawan M.Kom digantikan oleh Yudi Wibisono, M.T karena beliau diangkat menjadi Pembantu Dekan 3 FPMIPA.
Tenaga kependidikan pun kin telah ditambah. Pada awal masuk, tenaga kependidikan PIK dan Ilkom masih mengambil dari jurusan matematika dan fisika. Bahkan untuk beberapa matakuliah yang ada praktiknya, kami masih menggunakan beberapa tenaga bantuan dari UPInet. Ruang laboraturium juga pada tahun pertama dan tahun kedua masih menginduk di UPInet, tetapi kini sudah tidak lagi. Tengah tahun ajaran 2006/2007 juga, kedua prodi ini menambahkan empat dosen dan pada semester genap tahun ajaran 2008/2009 prodi ini juga menambah lima orang lagi dosen yang masih muda dan masih memiliki semangat yang tinggi dalam mengembangkan kedua prodi ini. Terbilang cukup pesat memang pertumbuhan kedua prodi ini.
Melihat perkembangan yang semakin pesat ini, penulis jadi berandai-andai dan berangan-angan kira-kira tahun 2020 nanti akan jadi seperti apa ya? Penulis memperkirakan beberapa hal yang akan terjadi beberapa tahun kedepan berdasarkan pertumbuhan yang sedang terjadi sekarang. Berikut adalah perkiraan penulis :
- Ilkom dan PIK akan menjadi sebuah fakultas sendiri yang mandiri. Mengapa ? karena penulis merasa yakin bahwa Ilkom dan PIK bisa hidup mandiri dengan menghasilkan produk-produk IT yang bermanfaat bagi dunia luas dan pendidikan. Saya mengutip sebuah pembicaraan hangat antara dua orang dosen dan beberapa mahasiswa di sebuah leb yang didiami kaprodi bahwa dahulu, IF ITB juga mulai nerima proyek-proyek pembuatan software secara kecil-kecilan. Namun kini, laboratorium pengembangan proyek-proyek software-nya sudah bisa menghasilkan penghasilan yang cukup besar bagi kaprodinya. PIK dan ilkom UPI juga sedang merintis walau kecil-kecilan membuat sebuah lab. Pengembangan software yang menerima order dari luar. Sekarang saja yang penulis tahu, PIK dan Ilkom UPI sedang menerima order pembuatan Sistem Manajemen Sekolah Berbasis Keunggulan (SMSBK) dari indramayu dan proyek survey data Departemen Agama Negara Republik Indonesia (DEPAG RI) yang kini sedang mengolah data se-pulau jawa. Belum lagi proyek-proyek lain yang belum terorganisir yang diterima oleh dosen lain atau mahasiswa-mahasiswa baik itu skala kecil maupun skala besar. Sudah memungkinkan kan??
- Peringkat ilkom UPI sejajar bahkan melebihi jurusan sejenis dari universitas lain yang terkenal dengan jas almamaternya yang berwarna kuning. Saya juga mengutip pembicaraan dari seorang dosen terhadap mahasiswanya ketika dalam sebuah perkuliahan, sang dosen menyatakan bahwa sebenarnya input mahasiswa dari IF ITB dan Ilkom UPI sebenarnya sama saja, namun yang membedakan adalah proses pembisaaanya mahasiswa terhadap tugas-tugas besar yang menguras tenaga dan fikiran beserta menghabiskan banyak waktu dalam mengerjakannya. Menurut beliau, di UPI juga kalau dibisaakan seperti itu, sudah tidak aneh lagi jiga kualitas lulusan Ilkom UPI akan sejajar dengan lulusan IF ITB. Dan kini, proses pembisaaan tersebut sudah dimulai. Bisa ditanyakan langsung kepada mahasiswa PIK dan Ilkom angkatan 2006 dan 2007 yang masih bergelut dengan dunia perkuliahan. Mengapa angkatan 2005 tidak ditanya? Karena kini mereka sudah bergelut dengan SKRIPSI dan sudah mengalaminya 1-2 tahun lalu. Dan mengapa anak 2008 tidak dimasukkan? Untuk angkatan 2008, karena masih angkatan pertama, matakuliah yang ada di ranah mata kuliah jurusan masih banyak yang belum dikontrak.
- Untuk PIK, jurusannya akan menjadi sebuah trendsetter dalam dunia pendidikan. Lulusan-lulusannya akan menghasilkan teknologi-teknologi baru dalam dunia pendidikan baik itu dalam tehnik pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran dan lain-lain. Karena, dalam kesehariannya, mahasiswa PIK juga dibentuk seperti membentuk mahasiswa Ilkom yang dibisaakan dengan tugas-tugas besar juga namun berkaitan dengan pendidikan. Seperti tahun 2008 lalu, mahasiswa PIK diberi tugas besar untuk membuat system perwalian dalam mata kuliah basis data. Menjadi suatu nilai tambah sendiri bagi PIK untuk mengkombinasikan dunia pendidikan dan dunia IT yang kini sedang marak-maraknya dibicarakan. Ditambah juga PIK merupakan jurusan pertama di Indonesia yang lulusannya merupakan guru-guru TIK yang sampai saat tulisan ini ditulis belum ada universitas lain yang menghasilkan lulusannya.
- Berdasarkan yang telah disebutkan di poin sebelumnya, PIK dan Ilkom UPI mudah-mudahan akan membawa suasana baru dalam pendidikan dan IT di Indonesia.
Harapan dan angan-angan memang adalah sebuah bayangan yang akan terjadi di masa yang akan data bila kita mengejarnya. Dan mudah-mudahan prediksi itu akan benar-benar terealisasikan melihat dengan pesatnya perkembangan PIK dan Ilkom UPI beserta Input mahasiswa yang semakin bagus saat ini.
Review : Kupas Tuntas advan (vanbook) a1n-70t (updated -turun harga drastis di ALNECT KOMPUTER-)
Yup…tidak terasa ternyata 4 bulan vakum sekali dari tulis menulis. Tapi syukurlah sekarang aku mendapat inspirasi lagi apa yang harus saya tulis. Berawal dari keinginan saya untuk memiliki computer portable yang sering kita sebut laptop karena kebutuhan saya akan computer jinjing ini begitu besar berkaitan dengan semester akhir kuliah yang sedang saya tapaki
sekarang.
Saya mulai mencari referensi-referensi tentang laptop yang sesuai dengan kebutuhan saya. Saya bingung karena koputer yang sesuai dengan
kebutuhan saya harganya ternyata lebih dari 7jt. Sementara budget yang saya miliki hanya sekitar setengahnya. Akhirnya pola fikir saya langsung berubah, pola fikir saya adalah : “kebutuhan saya selama diluar tempat tinggal hanya mengetik, internet, dan sedikit desain 2D...” dan : “sekuat-kuatnya laptop tidak akan sehandal desktop-pc”. Akhirnya saya langsung banting setir dalam hal mencari referensi , dan akhirnya pilihan saya jatuh kepada laptop jenis netbook karena sesuai dengan kebutuhan saya.
Setelah mencari-cari refensi dan review-review di dunia maya dan media masa, akhirnya jatuhlah pilihanku kepada vanbook a1n-70t. memang sebelumnya terdapat beberapa nominasi, tapi setelah dikuatkan teman bahwa layanan purna jual advan katanya bagus, jadilah keputusanku sudah bulat untuk kesana dan ditambah pula kondisi keuangan yang sedangtidak bersahabat karena harganya hanya Rp.3.999.000,- sajah. “lumayan..aya sarebu kanggo parkir” kata sang penjual yang bernama asep waktu di pameran.
Yup langsung ke review…
Pertama : urusan bonus, saat saya membelinya di pameran akbar NIX di landmark building yang berlokasi jalan braga-bandung jum’at(1 mei 2009), saya mendapatkan bonus berupa mouse, keyboard protector, kaos va
nbook dan tas netbook. Lumayan lah dibandingkan bonus yang diberikan oleh netbook sekelasnya.
Kedua : urusan pernak-pernik perlengkapan netbook. Dimulai dari kardus, ukurannya seukuran dengan kardus motherboard kelas mid. Kualitasnya mirip kardus motherboard ecs yang saya punya. Saat dibuka, isinya adalah : netbook yang dibungkus oleh plastik dimana LCD-nya juga dibungkus pelastik lagi yang kemudian netbooknya diganjal oleh
dua buah pengganjal di sisi kanan dan kiri, kemudian charger yang berukuran lebih kecil daripada laptop pada umumnya, dan bingkisan yang berisi cd-driver
Ketiga : kondisi fisik. Hmm… pertama warna..saat mau beli, saya diberi 3 pilihan warna yaitu : hitam dop, putih semi dop-mengkilap, dan pink-mengkilap. Sebenarnya yang paling bagus kondisi cat diantara ketiganya yaitu warna pink karena merupakan desain
paling anyar, namun karena saya adalah pria maka warna pink bukan merupakan warna yang cocok bagi saya sehingga saya memilih warna putih karena warnanya netral dan tidak dop (cepat kusam). Kedua ukuran layar, ukuran layar vanbook ini tergolong besar diantara netbook pesaingnya. Ukurannya 10,2 inch, lumayan untuk browsing dan mengetik cukup nyaman. Selanjutnya keyboard, lagi-lagi keyboard yang dimiliki vanbook bias dibilang paling nyaman digunakan dibandingkan netbook
pesaingnya yang berukuran lebih kecil, sehingga vanbook ini memiliki nilai tambah yang cukup signifikan karena keyboard yang diberikan cukup besar seperti yang diberitakan oleh infokomputer. Selanjutnya touchpad, sebagai imbas dari keyboard yang cukup besar maka touchpad yang dimiliki vanbook sedikit lebih kecil daripada pesaingnya, tapi tak mengapa karena bonus mouse yang diberikan bias menggantikan fungsi touchpadnya. Selanjutnya port yang tersedia, port yang tersedia yaitu : 3 buah
usb, satu VGA-out (untuk keperluan persentasi), satu LAN-port, port multimedia (1 mic, 1speaker). Selanjutnya kelengkapan multimedia, terdapat webcam 1,3MP yang cukup bagus untuk video conference, mic yang terdapat di dekat pojok kanan keyboard, dan
speaker stereo standar yang kualitasnya pas-pasan (lebih bagus speaker SE k810i-ku ^_^).
Keempat : spesifikasi teknis atau spesifikasi hardware punya vanbook. Berikut adalah spesifikasi teknis vanbook a1n-70t :
|
Prosesor |
Intel Atom N270 (1,6GHz, 512KB cache, FSB 533MHz) (2CPUs) |
|
RAM |
1GB, DDR2 667MHz |
|
Chipset |
Intel 945GME |
|
Kartu grafis |
GMA 945 |
|
Kartu suara |
Realtek ALC662 |
|
Harddisk |
160GB SATA |
|
Optical drive |
Tidak ada |
|
Fasilitas |
WiFi, LAN, card reader (4-in-1), USB (3 buah), Webcam 1,3MP, VGA-out. |
|
Layar |
10,2 inci, resolusi 1024x600 pixel |
|
Batere |
4400mAh |
|
Dimensi |
25,8x18,9x2,8 cm |
|
Bobot |
1,27kg |
berikut juga disertakan hasil pengamatan dari cpuz untuk melihat spesifikasi teknis daleman cpu a.k.a processor yang dibenamkan ke vanbook :

Kelima : Performa, yup sesi yang saya sangat tunggu dan cari dari review-review yang belum saya dapatkan. Pertama, performa keseluruhan, untuk mengukur keseluruhan performa vanbook, saya menggunakan high performance mode dan menggunakan software CrystalMark 2004R3.. alhasil, vanbook ini dapet skor 28009 dengan sedikit rincianseperti gambar berikut :

Kemudian benchmarking grafis,saya menggunakan 3Dmark 2001 SE, mengapa tidak menggunakan 3DMark06? Karena saya sadar diri, VGA sekelas ati x1200 onboard saja kewalahan apalagi ini hanya intel GMA 950. Hasil 3DMark 2001 menunjukan hasil seperti gambar berikut :

Dari gambar tersebut, sudah jelas bahwa vga dari netbook ini harus dimaklumi performanya. Dibawa main motoGp 2 saja hanya mampu di 640x480 dengan high quality walau masih sedikit patah-patah.
Yap..kesimpulan sementara (2 Mei 2009) ini adalah (belum bias bicara banyak karena baru berumur 1 hari… ^_^):
Keunggulan :<!--[if !supportLists]-->
- <!--[endif]-->Desain unik
- <!--[if !supportLists]--> <!--[endif]-->Keyboard cukup nyaman dipakai
- <!--[if !supportLists]-->- <!--[endif]-->Layar LCD 10,2’…
- <!--[if !supportLists]-->- <!--[endif]-->HDD 160 GB cukup untuk kebutuhan multimedia
Kekurangan :
- <!--[if !supportLists]-->Untuk vanbook a1n-70t warna hitam, warnanya Nampak bakal lebih cepat kusam
- <!--[if !supportLists]--> <!--[endif]-->Tidak terdapat included modem dan bluetooth
(update tanggal 5 mei 2009)
heuehueheueh...maaf sebelumnya..sebenarnya postingan ini saya posting hari sabtu..ternyata saya salah menyimpan postingan..harusnya saya memposting di post,tapi saya malah ngeposting di pages..hahaha..maap maap..
ok..sesuai janji, saya update review ini
hari sabtu malam, saya menginstall corel x4, seperti biasanya dalam menggunakan komputer pc, selain mendesain saya juga sambil browsing mencari referensi-referensi gambar. Program yang aktif di taskbar saya yaitu firefox, corel x4, yahoo messenger dan skype. Sejauh saya mendesain (kurang lebih 5-6 jam), vanbook berjalan mulus tanpa hambatan. Dan yang membuat saya salut dengan vanbook, yaitu kinerjanya sama sekali tidak menurun.. J. Untuk masalah resolusi yang kurang tinggi, mungkin itu diserahkan kepada pembaca. Namun menurut saya, resolusi seperti yang dimiliki vanbook masih mendingan daripada dulu saya biasa di resolusi 800x600. J
Setelah melewati beberapa hari menggunakan vanbook, kebutuhan saya selama diluar memang benar-benar terpenuhi. Kekhawatiran saya akan wireless juga sudah terjawab. Setelah sebelumnya kata teman yang sudah punya bahwa wireless yang dimiliki vanbook hanya tipe b sementara wireless yang ada di kampus adalah tipe g dan kata dia susah konek. Memang setelah saya lihat di driver detail-nya device manager di windows, yang terdeteksi memang hanya tipe b-preamble. Tetapi setelah saya install aplikasi bawaan vanbook yaitu atheros cient utility, ternyata wirelessnya itu terdeteksi tipe g J. Syukurlah…
Masalah batre, saya sudah membuktikan sendiri bahwa daya tahan batre vanbook yang katanya 6 cell mampu sampai 3 jam. Bagaimana caranya?? Pertama cash terlebih dahulu vanbook sampai penuh (sampai lampu indikator yang menunjukan pengisian batre berubah menjadi biru), kemudian gunakan control center. Setting semuanya ke low…alhasil di indikator batere laptop adalah 3:04 hours (99%), dengan catatan itu kondisi saat pertama di standby dengan ms.office word sedang aktif J.
Yup…sampai sini dulu update-annya. Tunggu lagi update-annya. Next update is : vanbook with 3dsmax J
Update tanggal 30 Mei 2009 HSDPA Slot Ready
maaf sebelumnya, update vanbook dengan 3ds maxnya di tunda dulu... karena akhir-akhir ini banyak sekali yang menanyakan tentang hsdpa slot ready punya vanbook, maka update kali ini tentang hal tersebut. Untuk menjawab pertanyaan itu, saya terlebih dahulu menanyakan hal ini kepada pihak advan digital untuk menguatkannya. Adapun pertanyaan saya adalah sebagai berikut (dikutip dari e-mail asli yang saya kirimkan) :
"mau tanya...vanbook itu kan HSDPA slot ready, pertanyaannya :
1. yang dimaksud HSDPA slot ready tu apa?
2. apa kita tinggal memasukkan kartu sim 3G ke dalam vanbook (seperti
im2,telkom flash)?
3. kalau menggunakan slot tambahan, berapa harganya kira-kira? soalnya saya
bener2 tidak mengerti dan butuh kepastian secepatnya mengenai hal ini...
karena saya selama ini menggunakan HP sebagai modemnya..."
dan pihak advan menjawab :
"Pak Yudi,
Terima kasih atas kepercayaan bapak terhadap produk Advan
Sebalumnya kami minta maaf atas gangguan koneksi internet yang terjadi di
server kami, sehingga kami kesulitan untuk akses internet dan email
Kami akan coba menjawab pertanyaan yang diajukan :
1. Untuk fitur HSDPA Slot ready adalah tempat / slot yang sudah disediakan
oleh vendor notebook dalam rangka persiapan 3.5G.
Jadi, nantinya bapak hanya perlu install modem internal model 3.5G dan sudah
bisa ber-internetan di mana2. Namun karena beberapa factor, produk modem
tersebut sampai saat ini belum tersedia di pasaran di Indonesia
2. Untuk kondisi sekarang, bapak bisa menggunakan modem eksternal (model
usb) yang sudah banyak beredar di pasaran, seperti telkom flash, m2, dll
3. Seperti yang sudah dijelaskan pada point 1, sampai saat ini kami belum
mendapat kabar kapan modem tersebut akan beredar di Indonesia. Bila sudah
ada perkembangan berita dan produknya, akan kami informasikan secepatnya ke
pak Yudi
Demikian informasi dari kami, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih
Salam,
Tjandra "
dari balasan e-mail tersebut, jelaslah sudah bahwa HSDPA slot ready milik vanbook itu hanya slot kosong yang siap diisi modem HSDPA internal tambahan. dan sementara modem internal tersebut masih jarang ada di indonesia.
solusi, pakai modem HP saja, kalau tidak, pakai modem eksternal USB juga bisa ^_^.
UPDATE SABTU TANGGAL 13 JUNI 2009
hmm..parahhh....ternyata vanbook turun harga edan2an...saya baru melihat daftar produknya di
harganya juga yang tadinya Rp.3.999.000 jadi Rp.3.229.000... cukup ngiler kan? tak percaya? buka saja link yang saya cantumkan tadi...
so..bagi para pemburu vanbook ini, silahkan ikuti link tersebut... ^_^
